Share

Hatta: Pemerintah akan Dirikan Institut Teknologi Sumatera

Wahyudi Siregar, Okezone · Rabu 19 Desember 2012 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 19 373 734636 vt5dy7RaG6.jpg Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (Foto: Heru Haryono/okezone)

MEDAN - Sumatera sebagai daerah yang memiliki integritas ekonomi yang baik, tentunya menjadi modal awal untuk menjadi basis industri baru dalam negeri. Dengan kekayaan sumber daya alam dan sumber daya lainnya yang berbasis pada perkebunan, pertanian serta pertambangan, Sumatera dapat dipastikan akan menjadi zona ekonomi khusus yang mampu menjadi tujuan utama investasi asing.

Namun seluruh potensi yang dimiliki Sumatera, masih harus direvitalisasi lewat peningkatan kemampuan tenaga kerja muda yang memiliki kapabilitas teknis yang baik. Sehingga besarnya sumber daya manusia yang ada, dapat secara efektif mendukung proses industrialisasi di kawasan Sumatera.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku pemerintah telah berencana membangun satu Institut Teknologi Negeri Baru, yang diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri di Sumatera. Institut yang akan diberi nama Institute Teknologi Sumatera itu, akan berlokasi di Provinsi Lampung. Kualitas dari institut ini akan nantinya akan disamakan dengan Institut Teknologi Bandung, sebagai institut terbaik di Nusantara saat ini.

"Untuk mendukung industrialisasi ini, harus ada pendukung dari peningkatan SDM, yakni dari peningkatan kualitas teknis tenaga kerja. Untuk itu Sumatera nantinya akan memiliki Institut Teknologi Sumatera yang berlokasi di Lampung. Pola-pola pengajaran dan praktik di institut itu akan disesuaikan dengan yang diterapkan di ITB. Karena kita juga melibatkan ITB dalam pembentukan institut teknologi Sumatera ini," ungkapnya, di Medan, Rabu (19/12/2012).

Di samping melalui institusi pendidikan, pemerintah juga akan melakukan merit sistem dengan pelaku industri. Nantinya, di wilayah-wilayah kawasan ekonomi khusus, pemerintah akan menciptakan lapangan kerja bagi lulusan Institut Teknologi Sumatera untuk segera menerapkan ilmunya secara praktis di industri.

"Nantinya kita akan menerapkan merit sistem dengan industri di kawasan ekonomi khusus, agar menyiapkan program incubator untuk mempercepat lahirnya para pengusaha muda. Jadi sarjana-sarjana yang dihasilkan oleh Institut Teknologi Sumatera itu, bisa diarahkan untuk menjadi industrialis baru. Pengusaha muda yang dapat juga menciptakan lapangan kerja baru. Bayangkan kalau ASEAN integrity teralisasi di 2015, jika kita tidak memiliki pengusaha-pengusaha handal, maka seluruh potensi yang kita miliki akan akan diisi oleh saudara-saudara kita dari ASEAN. Oleh sebab itu harus ada affirmatif action. Kita sudah mendesain untuk memberikan kemudahan akses permodalan, dengan melakukan afirmasi berupa space yang akan kita berikan pada pengusaha pemula dan pengusaha muda. dan pemerintah daerah harus berperan," pungkasnya.

Dengan PDRD yang terus meningkat, dan kontribusi sebesar 24 persen pada PDB, maka perekonomian di Sumatera pastinya akan tumbuh makin signifikan kalau program merit sistem ini terealisasi. Program ini pun sudah dimasukkan dalam agenda Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk seluruh koridor yang ada, termasuk di dua koridor yang ada di Sumatera.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini