Golkar Pecah Menjadi 4 Faksi, Ini Kata Nurul Arifin

Susi Fatimah, Okezone · Rabu 26 Desember 2012 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 26 339 737039 c3Q78vOYWN.jpg Foto: Ilustrasi

JAKARTA - Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar, Muladi, buka-bukan terkait kondisi Partai Golkar saat ini. Dalam jumpa pers yang digelar di kediamannya, Selasa, 25 Desember, Muladi mengatakan bahwa Golkar terpecah menjadi empat faksi, yaitu faksi Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, dan Agung Laksono.

Di antara faksi tersebut, lanjut Muladi, terjadi saling mencurigai antarkader partai. Muladi berharap "perang saudara" ini segera berakhir agar Golkar bisa memenangkan pemilihan presiden (pilpres) 2014 mendatang.

Pernyataan Muladi bahwa ada empat faksi di dalam Golkar, dibantah Wasekjen Golkar, Nurul Arifin. Menurut dia, memang ada perpecahan di internal partai menjelang pilpres, dan hal itu masih sebatas wajar. Dia memastikan kader Golkar tetap solid.

"Lucu, menurut saya setiap orang pasti ada pengikut atau pendukungnya, tapi ketika berbicara tentang Golkar maka keakuan itu tidak ada dan menjadi satu sepenuhnya," ujar Nurul dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Rabu (26/12/2012).

Nurul menegaskan, perbedaan pendapat tersebut tak serta merta terjadi "perang saudara" di tubuh partai Pohon Beringin. Perbedaan pendapat dalam tubuh Golkar sudah terjadi sejak lama. Hal itu menunjukkan bahwa dinamika internal di tubuh Golkar hidup.

"Perlu diingat bahwa Golkar dari dulu memang memiliki karakter demikian. Sarat dengan perbedaan pendapat, namun tetap solid. Itu ciri utama Golkar, dinamika internalnya hidup dan itu pertanda demokrasi di tingkat internal ada dan tak mati," tutur anggota Komisi II DPR ini.

Lebih lanjut Nurul mengatakan Golkar lebih mengutamakan partai dari pada kepentingan individu. Kader Golkar tunduk pada garis partai dari pada kepentingan lain.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini