Share

Walikota Palembang Bantah Telantarkan Istri

Fiddy Anggriawan , Okezone · Sabtu 29 Desember 2012 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 29 340 738875 f0WcjVOTUN.jpg Wali Kota Palembang Eddy Santana (Foto: Palembang.go.id)

JAKARTA - Walikota Palembang Eddy Santana Putra, melalui pengacaranya, Nazori Do'ak Ahmad, membantah tudingan telah menelantarkan dan tidak memberikan nafkah istrinya, Srimaya Haryanti Saleh.

Menurut Do'ak, semua tudingan dari mantan istrinya itu tidak benar. Hal itu dibuktikan oleh laporan istrinya ke Polda Sumatera Selatan yang tidak ditemukan bukti-bukti kuat berdasarkan Surat Pemberitahuan Pengembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dia juga menambahkan, ihwal perceraian kliennya dengan Srimaya sudah selesai di diproses di Pengadilan Agama Palembang hingga Pengadilan Tinggi Palembang. Namun, karena Srimaya tidak terima diceraikan, akhirnya dia mengajukan kasasi, ke Mahkamah Agung dan itu masih berproses.

"Itu bohong besar, sengaja untuk menjatuhkan pak Eddy yang mau maju sebagai Cagub Sumsel, mungkin lawan politiknya takut," tegasnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (29/12/2012).

Selain itu, kata Do’ak, Srimaya juga bohong saat mengaku tidak punya uang sepeser pun, jika diceraikan Eddy. "Ibu Srimaya, sebenarnya bohong kalau sudah tidak punya apa-apa lagi, karena tanah warisan orang tuanya sudah dibangun pak Eddy dan itu dijual sama mantan istrinya. Nilainya miliaran loh itu, Saat isteri dan anak-anaknya mau liburan tahun baru ke Jakarta itu juga dibiayai oleh pak Eddy," paparnya.

Ditambahkan Do'ak, saat ini Eddy sudah menikah dan sudah memenuhi semua rukun pernikahan secara Islam dengan Tuty Alawiyah atau yang akrab disapa Eva Ajeng. "Sebenarnya antara pak Eddy dan mantan istrinya itu sudah 8 tahun pisah ranjang. Kini Pak Eddy sudah menikah secara Islami dengan Tuty," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Srimaya mengaku sudah 2 tahun tidak dinafkahi dan ditelantarkan oleh Walikota Palembang Eddy Santana Putra. Padahal, diakui Srimaya, dirinya telah membantu Eddy secara moril maupun materil dalam memenangkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2003.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini