Ini Makna Cinta Bagi Habibie

Rohmat, Okezone · Sabtu 26 Januari 2013 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 26 340 752158 vVhuHzyfwp.jpg BJ Habibie saat menonton bisokop "Habibie & Ainun" (Foto: Koran SI)

DENPASAR- Meskipun berlatar belakang teknokrat, namun mantan Presiden Ketiga BJ Habibie sangat fasih menerjemahkan makna cinta dalam kehidupannya. Cinta baginya adalah enegeri positif yang bisa menggerakan kehidupan menjadi lebih indah.

Saat berbicara di hadapan seribuan civitas akademik Universitas Udayana Bali, Habibie bercerita banyak seputar kehidupannya bersama istri mendiang Ainun Habibie.

Menurut Habibie, berbicara cinta sejatinya tanpa batas. Cinta bisa diartikan kepada pasangan, orang tua, sesama, lingkungan hingga kepada bangsa dan negara.

"Kekuatan cinta yang tulus bisa digunakan untuk sinergi positif dalam berbagai hal," kata mantan Menristek ini di Kampus Unud, Jimbaran, Badung, Bali, Sabtu (26/1/2013).

Dia menuturkan, banyak orang menanyakan kenapa dirinya alasan menulis seputar kisah cintanya dengan istri tercinta, dalam karya bergenre sastra, sesuatu yang di luar bidang keahliannya.

"Ini saya lakukan sebagai bentuk penghargaan dan kenangan kepada Ibu Ainun," katanya dalam talkshow "Rossy Goes to Campus" yang dipandu presenter Rosiana Silalahi.

Habibie mengakui, citanya begitu besar kepada Ainun yang telah menemani hari-harinya, selama 48 tahun 40 hari.

Bahkan, sekalipun  Ainun telah tiada, cinta Habibie tidak pernah luntur. Kisah dramatis tentang besarnya cinta Habibie juga telah dituangkan dalam karya layar lebar.

"Maut sekalipun tidak dapat memisahkan Habibie dan Ainun karena kekuatan cinta yang suci dan abadi," ucapnya.

Dia mengungkapkan, cinta sejatinya bisa dikelompokkan menjadi tiga. Pertama cinta kepada sesama umat manusia, kedua cinta pada karya sesama manusia seperti budaya, iptek.

Cinta ketiga, lanjutnya adalah cinta kepada pekerjaan. "ketiganya itu juga bisa bersinergi positif," imbuh dia.

Hal dasar yang membangun cinta itu seperti rasio, emosi, group manusia, karya sesama manusia, keahlian harus saling berisenergi. Cinta bisa mensinergikan kelima hal tersebut.

Manusia harus senantiasa berusaha, agar rasio dan emosi bersinergi positif lalu bersinergi dengan jodohnya.

"Jodoh harus bersinergi positif, supaya bisa membangun keluarga yang bahagia di dunia," tutupnya.

Sementara Rektor Unud Prof Made Bakta mengatakan, kehadiran BJ Habibie untuk berbagi pengalamannya bersama Ainun sehingga bisa memotivasi dan menggugah mahasiswa menghadapi berbagai tantangan hidup.

"Kisah Bapak Habibie sebagai seorang akademisi dan negarawan, mengarungi kehidupan dengan Ibu Ainun bisa menjadi inspirasi tersendiri bagi mahasiswa.

Diharapkan, kisah indah Habibie bisa menjadi pembelajaran bagi mahasiswa maupun dosen dalam menghadapi tantangan. Keteguhan, semangat cinta dan meneladani perjalanan hidup seorang Habibie.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini