Share

U-Multirank, Metode Terbaru Pemeringkatan Kampus

Hanna Meinita, Okezone · Senin 04 Februari 2013 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 04 373 756474 hV6jsqq85a.jpg Tampilan laman U-Multirank. (ist.)

DUBLIN - Sistem peringkat universitas global besutan Uni Eropa (UE) secara resmi diluncurkan di Dublin, pekan lalu. Sistem peringkat bernama U-Multirank ini diharapkan membawa pendekatan baru dan lebih luas untuk menilai universitas yang ada di dunia.

Daftar pemeringkatan perdana U-Multirank rencananya diterbitkan pada awal 2014. Sekira 500 universitas dari seluruh dunia diharapkan mendaftar ke U-Multirank.

Seperti dilansir University World News, Senin (4/2/2013) U-Multirank akan menilai berbagai perguruan tinggi di lima benua. Parameter yang digunakan adalah reputasi penelitian, kualitas pengajaran dan pembelajaran, orientasi internasional, keberhasilan dalam transfer pengetahuan seperti kemitraan dengan dunia usaha, dan kontribusi terhadap pertumbuhan regional.

Menurut Komisioner EU untuk Pendidikan, Androulla Vassiliou, U-Multirank diharapkan memberi gambaran kepada mahasiswa dan lembaga pendidikan mengenai kinerja mereka di bidang-bidang penting.

Menurutnya, saat ini peringkat universitas dinilai "tidak proporsional" dalam hal keunggulan penelitian. Untuk memuluskan lembaga ini, EU telah mengusulkan alokasi dana sebesar 2 juta Euro dari Lifelong Learning Programme pada 2013/2014. Mitra utama dari U-Multirank adalah Pusat Pendidikan Tinggi di Jerman dan Pusat Studi Kebijakan Pendidikan Tinggi di Belanda.

Gagasan sistem pemeringkatan universitas yang menilai kinerja dengan jangkauan lebih luas, pertama kali disinggung oleh Uni Eropa pada 1998. Pendekatan ini dikembangkan berdasarkan studi kelayakan dan berkoordinasi dengan 150 lembaga pendidikan tinggi Eropa dan di seluruh dunia, yang menegaskan baik konsep dan pelaksanaan peringkat multi-dimensi adalah hal yang realistis.

Pihak Uni Eropa beralasan, selama ini beberapa negara gelisah karena sistem peringkat "tradisional" dinilai tidak adil untuk si kaya dan lembaga pendidikan yang berorientasi kepada penelitian.

Namun gagasan untuk memperluas kriteria penilaian tidak diterima sepenuhnya oleh dunia. Banyak akademisi yang menentang prinsip pemeringkatan universitas. Sementara pihak lain menolaknya karena terlalu banyak sistem pemeringkatan universitas. Sedangkan DPR Inggris menilai inisiatif ini buang-buang uang.

U-Multirank akan membantu siswa untuk memilih universitas atau perguruan tinggi yang terbaik bagi mereka dan membantu universitas mengidentifikasi kekuatan atau kelemahan, serta belajar dari pengalaman kampus lainnya.

"Pada akhirnya, hal ini akan memberikan masukan untuk pembuat kebijakan mengenai sistem pendidikan tinggi sehingga mereka dapat memperkuat kinerja negara secara keseluruhan," jelas Vassiliou.

Sementara itu, Persatuan Pelajar Eropa (ESU) menyatakan U-Multirank sebagai alat bantu yang sangat penting.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini