Hiii... 147 Mayat Dapat Kartu Jamkesmas

Mukhtar Bagus, Sindo TV · Rabu 06 Februari 2013 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 06 341 757657 2wx17NafrM.jpg

JOMBANG- Pembagian kartu jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dinilai amburadul. Sebanyak 147 orang yang sudah meninggal terdaftar sebagai penerima kartu Jamkesmas. Alhasil, pembagian kartu Jamkesmas oleh Dinas Kesehatan Jombang Jawa Timur pun diprotes warga.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Jawa Timur, dr Heri Wibowo,  saat ini ada 433.000  warga di kabupaten Jombang yang terdata mendapat kartu jamkesmas.

 

Namun, kata Heri dari jumlah tersebut sebagian di antaranya ternyata bukanlah orang yang berhak menerima seperti pegawai negeri sipil anggota TNI hingga orang yang sudah meninggal dunia.

 

Adanya kekeliruan penyaluran jamkesmas ini terungkap setelah dilakukan pembagian pada masyarakat melalui perangkat desa masing-masing

 

Di kecamatan Ngusikan, misalnya ada 147 orang yang sudah meninggal dunia tapi tetap mendapat kartu jamkesmas. Selain itu juga ada 44 orang pegawai negeri sipil  dan 166 orang yang sudah pindah alamat. Di kecamatan Diwek ada 17 orang yang mendapat kartu ganda dan lima orang pegawai negeri sipil yang mendapat jamkesmas

 

Kekeliruan dan salah alamat juga terjadi di puluhan kecamatan lainnya di kabupaten Jombang.

 

Terkait hal itu, Dinas Kesehatan langsung menarik kembali kartu tersebut untuk dikembalikan pada kementerian kesehatan

 

“Kami tidak tahu menahu kenapa bisa terjadi kekeliruan dalam proses pendataan penerima kartu jamkesmas, sebab dinas hanya bertugas membagikan saja dan pembuatnya adalah kementrian kesehatan langsung berdasarkan data yang di dapat dari badan pusat statistik (BPS),” kata Heri.

Amburadulnya pembagian kartu jamkesmas tentu saja dikeluhkan warga miskin. Mereka yang sehari-hari hidup miskin dan serba kekurangan justru tidak mendapat kartu jamkesmas

 

Saelan salah satu warga miskin ini misalnya mengaku sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang batu dan hidup serba kekurangan namun sampai saat ini dirinya tidak pernah mendapat kartu jamkesmas.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini