Share

Kini Indonesia Punya Situs Jurnal Ilmiah!

Margaret Puspitarini, Okezone · Rabu 06 Februari 2013 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 06 373 757758 VYmfmKaJJF.jpg Ilustrasi : ITB

JAKARTA - Perguruan tinggi di Nusantara kini mewiliki wadah bagi jurnal dan artikel ilmiah yang dilakukan segenap civitas academica kampus tersebut. Proyek kerjasama antara Dirjen Dikti sebagai inisiator dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung (ITB) selaku pelaksana teknis itu melahirkan Indonesian Citation Index.  

Indonesian Citation Index merupakan sebuah situs web database abstrak dan sitasi dalam skala nasional yang bersumber dari seluruh jurnal, paper, atau artikel dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pembuatan situs ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengembangan jurnal dan artikel di Indonesia. Melalui situs tersebut, semua sitasi dari paper-paper yang berasal dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia akan tercatat. Semakin banyak suatu artikel atau paper disitasi, maka semakin baik kualitas paper tersebut. Bahkan akan lebih baik jika artikel atau paper tersebut mampu menembus akreditasi jurnal internasional.

 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Hingga saat ini, ada 12 jurnal internasional terbitan Indonesia dengan empat di antaranya merupakan jurnal terbitan ITB. Jumlah tersebut dikatakan sangat minim jika dibandingkan dengan Singapura yang memiliki 94 jurnal internasional, Malaysia 45 jurnal, dan Filipina dengan 13 jurnal. Demikian, seperti dilansir situs ITB, Rabu (6/2/2013).

 

Kesulitan perguruan-perguruan tinggi di Indonesia dalam meningkatkan jurnal-jurnal ilmiah yang dikelolanya menjadi jurnal internasional sebagian besar terkendala pada kualitas dan pembiayaan. Adalah Scopus, database abstrak dan sitasi terbesar untuk pencarian literatur penelitian dan merupakan sumber referensi berbasis web. Umumnya dengan memasukkan jurnal ke dalam situs Scopus dapat meningkatkan jurnal ilmiah menjadi jurnal internasional.

 

Melalui Scopus, sebuah jurnal dapat terliput dalam indeks yang diterbitkan sehingga mendapatkan pengakuan dunia sebagai jurnal bereputasi internasional. Selain melalui Scopus, suatu jurnal ilmiah nasional dapat meraih penghargaan setara jurnal internasional dengan memenuhi sejumlah persayaratan yang terdapat di Pasal 12 Permendiknas no. 22 Tahun 2011 tentang Terbitan Berkala Ilmiah.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini