Share

DO 200 Mahasiswa Pengguna Narkoba, Kini Usakti Bersih

Rizka Diputra, Okezone · Kamis 07 Februari 2013 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 07 373 758420 ibNUALLekd.jpg Kampus Usakti. (Foto: Rifa Nadia/Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Nurani Nusantara (GANN) M Fariza Y. Irawady mengapresiasi Universitas Trisakti (Usakti) yang dinilai berhasil membuat kampus tersebut bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Statistik mencatat, sepanjang periode 1999-2008 Usakti telah mengeluarkan 200 mahasiswa yang terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Sejak 2008 hingga saat ini belum lagi ditemukan kasus narkoba.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Ini menandakan upaya dan komitmen yang mereka lakukan untuk membuat Usakti sebagai kampus yang bebas dari narkoba telah menunjukan hasil," ujar Fariza seusai bertemu dengan Tim Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba (TPPN) di Kampus Usakti, Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Menurutnya, peredaran narkoba dewasa ini sudah sangat memprihatinkan dan membuat para orangtua menjadi was-was, terlebih pada kebanyakan kasus, penyalahgunaan narkoba terjadi karena faktor pergaulan.

"Menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bersih dari narkoba, dan saya rasa itu sudah berhasil dilakukan oleh Universitas Trisakti ini," urainya.

GANN sendiri lanjut dia telah mengadakan dua kali training motivasi "Hidup Positif Bermakna untuk Sesama Tanpa Narkoba" yang diikuti mahasiswa Usakti.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Karyawan Usakti Advendi Simangunsong mengatakan, keberhasilan ini tidak terjadi begitu saja, namun perlu adanya kepekaan dan dukungan dari semua komponen kampus mulai dari tenaga pengajar, karyawan, mahasiswa hingga orangtua mahasiswa.

"Dosen juga harus mampu untuk mengamati setiap kondisi yang terjadi di kampus, sehingga kehadiran dosen tidak hanya semata mengajar di kelas, namun juga turut serta dalam menciptakan suasana kampus yang kondunsif," kata Advendi.

Sekadar diketahui, Usakti sendiri atas inisiatif rektor Thoby Muthis sejak 1999 telah memiliki Tim Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba (TPPN) serta pada 2004 berhasil membentuk Divisi Mahasiwa Anti Narkoba (DMAN) yang diyakini merupakan bukti konkret komitmen Usakti dalam penanggulangan narkoba.

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menjadikan Usakti sebagai role model bagi kampus-kampus lainnya dalam bidang penanggulangan narkoba.  Usakti juga pernah mendapatkan pin emas dari presiden yang diserahkan secara resmi di Istana Negara pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden SBY atas peran serta kampus tersebut dalam penanggulangan narkoba.

"Ini semua tak lepas dari peran dan komitmen Rektor Usakti Thoby Muthis yang sangat peduli dan mendukung semua program TPPN dan DMAN," ujar Ketua TPPN Usakti Hein Wangania.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini