Admin Prostitusi Online Bogor Jual ABG Melalui MIRC

Tri Ispranoto, Okezone · Senin 11 Februari 2013 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 11 526 759860 Eg4kDkaB1V.jpg Ilustrasi (okezone)

BANDUNG - Meski terbilang hampir mirip dengan prostitusi online di Bandung, namun administrator sekaligus pelaku tindak kriminal serupa di Bogor, memasarkan para gadis ABG melalui Microsoft Internet Relay Chat (MIRC).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, menjelaskan, pelaku HFIH (24), chat melalui program MIRC untuk mencari pelanggannya. Untuk memudahkan mencari pelanggan, HFIH menggunakan nama-nama yang berbau porno, seperti germo dan semacamnya.

“Nanti, kalau ada pelanggan yang mau transaksi akan diberi linknya. Nah, dari situ pelanggan akan memilih wanitanya,” jelas Martin kepada wartawan di Mapolda Jabar, Senin (11/2/2013).

Setelah ditentukan, HFIH lalu bernegosiasi dengan pelanggannya untuk menentukan harga dan lokasi yang akan digunakan untuk kencan. “Rata-rata harganya Rp1 juta sampai Rp1,5 juta. Harga itu nanti sesuai kesepakatan. Bisa HFIH yang menyiapkan kamar atau pelanggan sendiri yang akan mem-booking kamar,” bebernya.

Ditanya apakah ada hubungan antara prostitusi di Bandung dan Bogor, Martinus menegaskan masing-masing berjalan sendiri. Dari segi penawaran, antara keduanya berlainan.

“Kalau yang Bandung itu harus jadi member, tapi kalau yang ini tidak. Hanya perlu chatting saja,” katanya.

Polda Jabar masih mengumpulkan bukti-bukti, termasuk meminta keterangan dari sembilan ABG yang menjadi objek perdagangan HFIH. “Untuk sementara, baru tiga yang kita mintai keterangan. HFIH sudah ditahan di ruang tahanan Polda Jabar,” terangnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini