nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kwik Tang

Aisyah, Jurnalis · Senin 25 Februari 2013 14:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 02 25 504 767134 iQgs8F0AWc.jpg Penggalan science film 'Ada Apa dengan Cinta' di kawasan Kwitang (Foto: Istimewa)

BILA di Bandung ada ‘kampung’ buku Palasari atau Shoping (kini kawasan Taman Pintar) di Yogyakarta, Jakarta juga pernah memiliki bursa buku loak segala ada di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat. Buku-buku lawas dan langka bekas pakai bisa ditemukan di tempat ini.

 

Masih ingat dengan buku ‘Aku’ karya Sjuman Djaya yang ditenteng Rangga (Nicola Saputra) dalam film ‘Ada Apa dengan Cinta’? Buku 2nd itu dibeli Rangga dari kiosnya Bang Limbong (Gito Rollis) di kawasan Kwitang.

 

Sayang, kejayaan Kwitang sebagai tongkrongan kolektor buku-buku kuno kini lenyap ditelan zaman. Menyisakan kenangan dan rentetan cerita tentang asal usul kenapa tempat ini dinamakan Kwitang.

 

Kwitang konon diambil dari nama saudagar China kaya raya bernama Kwik Tang Kiam. Sumber lain menyebut namanya Kwee Tang Kiam. Dia adalah seorang pengembara dari Tiongkok yang datang ke Batavia pada abad ke-17.

 

Kwik Tang kemudian sukses menjadi tuan tanah yang memiliki hampir seluruh tanah pribumi di Batavia. Yang terbesar berada di kawasan ini, hingga masyarakat Betawi saat itu menyebutnya kampung si Kwik Tang.

 

Meskipun dalam perjalannya, tanah Kwik Tang terus berkurang sehasta demi sehasta karena tabiat anaknya yang gemar berjudi. Tanah Kwik Tang dijual anaknya kepada orang-orang keturunan Arab yang kemudian bermukim di daerah tersebut. Mereka lantas beranak pinak, bahkan membangun komunitas orang Betawi dan Arab.

 

Komunitas Arab Betawi ini kemudian mendirikan masjid Kwitang yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 1963. Masjid ini menjadi besar karena kepemimpinan Habib Kwitang.

 

Selain memiliki tanah, Kwik Tang juga seorang peracik obat-obatan dan pedagang obat. Keahlian lain Kwik Tang yang dikenal oleh masyarakat adalah ahli bela diri Kuntao. Selama tinggal di sana, Kwik Tang mengajarkan bela diri yang memadukan unsur tenaga, kekuatan fisik, dan kecepatan itu kepada masyarakat sekitar. Alhasil Kwitang dikenal juga sebagai gudangnya jagoan pencak silat.

 

Salah satu perguruan silat yang pernah berdiri adalah perguruan silat Mustika Kwitang. Perguruan ini didirikan oleh Salah satu murid dari Kwik Tang Kiam yakni leluhur keluarga H. Moch Zaelani yang kemudian menjadi pewaris ilmu silat ini di daerah Kwitang. Dia kemudian mengajarkan ilmu silat yang ini kepada keluarganya sendiri, yakni, H Moch. Zakaria.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini