nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluar dari Demokrat, Loyalis Anas Galau

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2013 01:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 03 01 339 769798 JKSTYHlZtW.jpg Anas Urbaningrum (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Pengamat politik dari LSI, Burhanudin Muhtadi menilai, keluarnya para loyalis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dari Partai Demokrat akan berdampak negatif. Pasalnya, mereka diprediksi akan sulit diterima oleh partai lain.

"Mereka sendiri (loyalis Anas) berada di persimpangan. Kalau misalnya mereka menyatakan mundur dari Demokrat karir politik mereka akan sulit di 2014. Kalau masuk partai lain, proses penentuan pendaftaraan caleg sudah dimulai," kata BurhanudinĀ  dalam diskusi yang diadakan Angkatan Muda Restorasi Indonesia (AMRI) di Jakarta, Jumat (1/3/2013) kemarin.

Jika saja aktif di dalam partai lanjut dia, belum tentu para loyalis Anas tersebutĀ  akan mendapat privilage seperti selama ini. "Mereka galau apalagi kalau mundur tidak ada kendaraan," imbuhnya.

Oleh sebab itu, beberapa kader Demokrat yang dikenal loyal terhadap Anas, namun memiliki posisi yang strategis tidak akan ikut mundur.

"Loyalis Anas yang punya posisi krusial, mereka akan seribu kali untuk mundur. Apalagi kalau ada deal, mereka tidak akan mendukung Anas kalau tidak strategis, seperti Rahmad yang jadi wakil direktur eksekutif, itu tidak cukup strategis, mungkin tidak ada ongkos politik di partai," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini