nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permadi: Hanya Megawati Presiden yang Tidak Dijatuhkan

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Senin 25 Maret 2013 16:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 03 25 339 781166 3ju8eNtTYS.jpg SBY dan Mega (Foto: Abror Rizki/Rumgapres)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap telah melanggar konstitusi dan menghianati rakyat selama hampir sembilan tahun kepemimpinannya.

 

"Presiden sudah langgar UUD 1945 karena prinsipnya presidentil, tapi presiden memaksakan dilakukan parlementer, itu pengkhianatan, sehingga rakyat berhak minta presiden mundur," jelas tokoh spiritual Permadi, dalam orasinya di panggung demokrasi, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (25/3/2013).

 

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu mencontohkan, sejak Presiden pertama RI Soekarno, hingga Abdurrahman Wahid (Gus Dur) semua dijatuhkan rakyat. Hanya Megawati Soekarnoputri saja yang tidak dijatuhkan selama jadi Presiden RI.

 

"Hanya Mega yang tidak dijatuhkan, mungkin karena dia perempuan dan hanya melanjutkan pemerintahan. Tapi SBY harus dijatuhkan, karena dia tidak mampu menurunkan harga bawang yang menyengsarakan rakyat," tegasnya.

 

Permadi juga kesal dengan semua janji SBY, salah satunya pemberantasan korupsi di Indonesia. Bukan diberantas, Permadi justru menuding SBY biarkan korupsi tumbuh subur di Ibu Pertiwi.

 

"Dia berjanji berantas korupsi tapi dia biarkan korupsi, bahkan partainya sendiri sarang koruptor. Sekarang bawang naik, Kantor Setneg terbakar, itu tanda tidak dirawat, atau maaf, rakyat melihatnya dibakar," tutupnya.

(lam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini