Penjahat Perang Konflik Bosnia Dipenjara 22 Tahun

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Kamis 28 Maret 2013 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 28 414 782849 BpGBQNq8xi.jpg Stojan Zuplijanin

DEN HAAG –  Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) mengganjar dua orang petugas Serbia dengan hukuman 22 tahun penjara. Mereka terbukti melakukan kejahatan perang dalam Konflik Bosnia pada 1992-1995 lalu.

 

Mico Stanisic dan Stojan Zupljanin adalah anak buah dari Mantan Presiden Republik Serbia Radovan Karadzic. Karadzic sendiri kini masih berada dalam proses persidangan.

 

“Mereka ikut dalam aksi pengusiran warga Muslim dan Kroasia dari Bosnia,” ujar hakim Burton Hall, seperti dikutip Associated Press, Kamis (28/3/2013).

 

“Mereka juga melakukan kejahatan seperti membunuh, menyiksa dan memperkosa warga Msulim dan Kroasia di Bosnia,” lanjut Hall dalam persidangan Rabu 27 Maret kemarin.

 

Dalam putusannya, Hall menceritakan kekejaman yang dilakukan oleh militan Serbia dalam Konflik Bosnia. Para militan sering menyuruh tahanan mereka untuk memakan bagian tubuh temannya, jika sang tahanan menolak maka dia juga akan dibunuh.

 

ICTY sendiri seudah menghukum sekitar 161 orang yang terlibat kejahatan perang yang terjadi di wilayah bekas Yugoslavia. Pengadilan tersebut berbagi lokasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda.

 

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini