Dosen Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga (Unair), Ratna Azis Prasetyo mengatakan faktor-faktor pendorong maraknya judi online di Indonesia di antaranya akibat adanya tekanan kemiskinan, gaya hidup, sosial, dan situasi kultural.
Baca juga: 5 Kasus Judi Online Hebohkan Masyarakat
Menurut dia, faktor tekanan kemiskinan dan gaya hidup dapat menjadikan seseorang ingin mendapatkan sesuatu secara instan. Salah satu keinginan yang dimaksud adalah memperoleh uang dengan lebih cepat.
Baca juga: Korbannya Pejabat hingga ASN, Ini 4 Fakta Judi Online
Selain kemiskinan, kondisi sosial juga menjadi faktor pendukung berkembangnya judi online. “Seseorang yang berada dalam lingkungan atau pergaulan yang dekat dengan kejahatan, potensi untuk mengembangkan perilaku kejahatan juga bisa terjadi,” kata Ratna, seperti dikutip dari laman resmi Unair pada Selasa, 11 Juni 2024.
Selengkapnya simak dalam Infografis.
#Judi online #pembunuhan #dampak judi online
(Tuty Ocktaviany)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.