Serbia Belum Mau Akui Kemerdekaan Kosovo

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Kamis 04 April 2013 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2013 04 04 414 786070 AvGdJo5H83.jpg Demo Anti-Kemerdekaan Kosovo (Foto: AP)

BEOGRAD – Serbia hingga kini belum mau mengakui kemerdekaan Kosovo. Padahal pengakuan tersebut merupakan syarat jika negara Balkan itu ingin bergabung dengan Uni Eropa (UE).

 

Beberapa bulan kebelakang, Serbia dan Kosovo telah melakukan proses negosiasi untuk mencari solusi perdamaian. Namun pertemuan yang disponsori oleh UE itu gagal menghasilkan jalan penyelesaian.

 

Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Catherine Ashton memberikan tenggat waktu pada kedua belah pihak untuk menghasilkan kesepakatan sebelum tanggal 16 April depan. Saat itu negara-negara UE akan melakukan pertemuan untuk menentukan apakah akan melanjutkan proses keanggotaan Sebia atau tidak.

 

“Kami seperti disodori buah simalakama,” ujar Wakil Perdana Menteri Serbia, Alexander Vucic, seperti dikutip Reuters, Kamis (4/4/2013).

 

“Jika kami tidak mengakui Kosovo kami akan makin terkucilkan di dunia internasional. Namun apabila kami mengakuinya, pasti rakyat Serbia akan marah,” lanjutnya.

 

Saat ini salah satu masalah yang dihadapi Serbia dan Kosovo adalah nasib dari warga etnis Serbia yang ada di wilayah Kosovo. Warga tersebut tidak mau mengakui Kosovo dan masih merasa sebagai bagian dari Serbia.

 

Kosovo adalah negara yang mayoritas penduduknya berasal dari etnis Albania. Sebelumnya kosovo adalah salah satu provinsi di Serbia, namun mereka memproklamasikan kemerdakaannya pada tahun 2008 lalu.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini