nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Tidak Ada Jaminan Fair Trial dalam Peradilan Militer"

Isnaini, Jurnalis · Selasa 09 April 2013 09:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 04 09 337 788399 FCuCp0fudS.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Ketua SETARA Institute, Hendardi menilai peradilan umum merupakan langkah tepat untuk mengadili 11 Anggota Kopassus yang terkait penyerbuan di LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Menurutnya, membiarkan 11 prajurit itu diadili di peradilan militer, sama saja seperti membiarkan dan bahkan mendukung impunitas.

"Tidak ada jaminan fair trial dalam peradilan militer," kata Hendardi dalam keterangan persnya yang diterima Okezone, Senin (8/4/2013).

Ia juga mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu), tentang Peradilan Militer. Menurutnya, dua pasal yakni Pasal 9 dan 10 UU 31/1997 inkonstitusional.

"Perppu tidak selalu harus didasarkan pada situasi darurat fisik atau kekosongan hukum saja,  kondisi saat ini telah terjadi darurat keadilan. Peristiwa LP Cebongan harus menjadi momentum yang bisa mendorong percepatan terbitnya aturan baru. Tidak ada pilihan lain kecuali segera menerbitkan Perppu, karena pasal-pasal tersebut inkonstitusional,"tegasnya.

Sekedar diketahui ketua tim investigasi dari Mabes TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Unggul K. Yudhoyono menegaskan 11 oknum Kopasus penyerang LP Kelas II B, Cebongan, Sleman, Yogyakarta, akan menjalani peradilan militer.

Sebelumnya, empat tahanan Polda DIY yang dititipkan di LP Cebongan tewas tertembus 31 peluru yang dimuntahkan para penyerang pada Sabtu 23 Maret lalu. Mereka adalah Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Yohanes Juan Mambait, Gameliel Yermianto Rohi Riwu, dan Adrianus Candra Galaja. Keempat orang yang dikenal sebagai kelompok Deki ini merupakan tersangka kasus pembunuhan anggota Kopassus, Sersan Satu Santosa, di Hugo's Cafe, beberapa waktu lalu.

(ydh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini