Share

Rektor UGM Terima Gelar Kehormatan dari Flinders University

Margaret Puspitarini, Okezone · Senin 22 April 2013 19:38 WIB
https: img.okezone.com content 2013 04 22 373 795712 yzGXkr7n7y.jpg Foto : Rektor UGM Pratikno menerima gelar kehormatan dari Flinders University, Australia/UGM

JAKARTA - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Pratikno menerima gelar kehormatan Doctor of the University (DUniv) dari Flinders University Australia. Pemberian gelar kehormatan tersebut atas kontribusi Pratikno terhadap dunia pendidikan terhadap dua universitas tersebut.  

Gelar kehormatan tersebut dianugerahkan langsung oleh Rektor Flinders University, Stephen Gerlach. Pemberian gelar tersebut dilakukan pada 17 April lalu itu bertepatan dengan upacara wisuda di Flinders University yang diikuti 1.620 orang mahasiswa.

 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dalam berita yang dilansir dari laman Flinders University, Wakil Rektor Flinders Michael Barber mengungkapkan, Pratikno memiliki peran besar dan berkontribusi penting di Indonesia dalam posisi kepemimpinan senior di dunia pendidikan, jabatan pemerintahan dan hubungan antara Universitas Gadjah Mada dengan Flinders. "Hal ini menjadikan beliau layak menerima gelar Doctor of the University," papar Barber, seperti dilansir situs UGM, Senin (22/4/2013).

 

Sejak mengambil studi untuk gelar PhD di School of Social Sciences Flinders, Pratikno terus menjalin hubungan yang erat dengan Flinders dengan melakukan riset kolaboratif bersama para staf di School of International Studies. Risetnya dalam politik dalam negeri Indonesia semakin penting bagi Indonesia dan Australia, yakni proses demokratisasi Indonesia dan desentralisasi radikal berjalan sukses.

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Pratikno menyebut, ekonomi Asia, termasuk Indonesia, mengalami perkembangan yang mengagumkan. Besaran ekonomi Indonesia saat ini berada pada 16 besar dunia.

 

Analisis beberapa lembaga riset internasional menunjukkan, besaran Indonesia akan berada pada tujuh besar dunia pada 2030 dan empat besar dunia pada 2050. Besaran ekonomi ini membuka peluang investasi dan kesempatan kerja yang luar biasa dalam beberapa tahun ke depan.

 

"Dengan kerjasama yang lebih dekat antara Indonesia dan Australia, kemajuan bersama antar dua negara ini akan lebih signifikan, dan akan memberikan sumbangan besar bagi kemajuan wilayah ini. Kerjasama tersebut bukan hanya antar pemerintah dan antar pelaku bisnis, tetapi juga antar akademisi dan masyarakat umum, terutama di kalangan generasi muda," tutur Pratikno.

 

Atas penghargaan yang diterimanya, Pratikno mengaku merasa sangat terhormat dan berterimakasih. Menurut Pratikno, anugerah itu merupakan rekognisi universitas lain terhadap UGM yang menjadi modal UGM untuk meningkatkan pengaruhnya di masyarakat internasional.

 

"Ini merupakan bukti nyata UGM telah menopang kepemimpinan Indonesia di masyarakat Internasional," urainya.

 

Saat ini, UGM memiliki kerjasama aktif yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding bersama Flinders University. Salah satunya, selama lebih dari 15 tahun lulusan serta mahasiswa Flinders mempelajari budaya dan bahasa Indonesia di UGM, serta menjalin kerjasama dalam bidang International Studies, Population Studies, and Law.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini