Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Bom di Boston

Dzhokhar Tsarnaev Dimanipulasi Kakaknya

Fajar Nugraha , Jurnalis-Senin, 22 April 2013 |09:59 WIB
Dzhokhar Tsarnaev Dimanipulasi Kakaknya
Dzhokhar Tsarnaev (Foto: FBI)
A
A
A

BOSTON - Wali Kota Thomas Menino berharap pihak berwenang federal bisa menjatuhi hukuman berat terhadap pelaku pengeboman lomba lari maraton Boston yang masih hidup, Dzhokhar Tsarnaev. Namun Menino curiga bila Dzhokhar telah dimanipulasi kakaknya untuk melakukan serangan.

Dzhokhar yang saat ini masih dirawat di rumah sakit
, dikabarkan sudah sadar dan mulai merespons pertanyaan dan menjawabnya dengan tulisan. Pria berusia 19 tahun itu bisa dihadapkan pada dakwaan wilayah Massachusetts sekaligus di level federal. Namun Negara Bagian Massachusetts tidak menerapkan hukuman mati.

"Saya yakin Tsarnaev bersaudara ini tidak bertindak sendirian saat meledakkan dua bom di dekat garis finish lomba lari maraton Boston," ujar Wali Kota Menino, seperti dikutip ABC News, Senin (22/4/2013).

"Mungkin saja Tamerlan Tsarnaev telah mencuci otak atau memanipulasi adiknya yang masih berusia 19 tahun," tuturnya.

Pihak penyelidik saat ini masih menyelidiki kemungkinan adanya anggota lain yang terlibat pengeboman ini. Selain itu mereka juga terus mencari adanya bahan peledak yang masih belum meledak.

Kunci dari proses penyelidikan dari pengeboman Boston ada di Dzhokhar Tsarnaev. Namun saat ini Dzhokhar masih dirawat karena menderita luka tembak pada bagian mulut yang tembus ke leher.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement