BOSTON – Satu-satunya pelaku bom boston yang berhasil ditangkap hidup-hidup Dzhokhar Tsarnaev terancam hukuman mati. Walaupun begitu, pihak jaksa penuntut mengaku masih menunggu hasil penyelidikan polisi.
“Ini adalah kasus yang besar, namun bukan berarti dia sudah pasti akan diganjar hukuman mati,” seorang ahli hukum Amerika Serikat (AS) Peter Quijano, seeprti dikutip Reuters. Senin (22/4/2013).
“Umur dia, riwayatnya yang bersih dari tindakan kriminal akan menjadi pertimbangan jaksa,” tambah Quijano.
Quijano juga menambahkan adanya dugaan bahwa Tsarnaev dimanipulasi oleh kakaknya, Tamerlan. Jika dugaan itu benar, hukuman untuk Tsarnaev mungkin akan diturunkan.
Tsarnev akan menjalani persidangan di pengadilan federal. Sejak tahun 1988, hanya ada tiga orang yang mendapatkan hukuman mati dari pengadilan federal AS.
Salah satunya adalah pelaku pengeboman Oklahoma tahun 1995 silam, Timothy McVeigh. Aksi McVeigh menyebabkan 168 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka.
Serangan bom Boston sendiri menimbulkan tiga korban jiwa. Namun banyak korban yang mengalami luka parah akibat serangan tersebut
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.