Share

Jokowi: Gimana Enggak Mau Macet Wong Semua Ada di Jalan

Aisyah, Okezone · Selasa 23 April 2013 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2013 04 23 500 796324 xiRQO8SkXz.jpg Ilustrasi (Foto: dok Okezone)

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sulitnya mengatasi kemacetan di wilayah DKI Jakarta. Kata Jokowi, kemacetan merupakan salah satu tantangan terbesar dalam memimpin DKI.

"Ya gimana enggak jadi pusat macet, wong semua ada di jalan. PKL di jalanan, pasar di jalanan, mobil-mobil di jalanan," kata Jokowi di gedung Kementrian Luar Negeri, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2013).

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Untuk mengatasi kemacetan, Jokowi juga telah berupaya keras. Salah satunya mempercepat pembangunan Mass Rapid Transit (MRT).

"Sistem ini loh yang harus diperbaiki dan direnovasi. MRT yang sudah direncanakan 24 tahun dan monorail yang sudah direncanakan 14 tahun ndak selesai-selesai. Saya yang dikejar-kejar. Orang dikejar-kejar itu enggak enak," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan pemerintahan di Indonesia butuh reformasi birokrasi. Menurutnya, tantangan birokrasi yang ada DKI Jakarta adalah masalah peningkatan kinerja, membangun sebuah organisasi yang kuat dan menjadikan Pemprov DKI sebagai leader indonesia.

"Kita ini kerja sendiri-sendiri, engga program yang terintegrasi antar dinas. Kita perlu kerja sama, satu program harus dikeroyok. Sistem di negara kita tidak melakukan itu," tutur Jokowi.

Dia pun mengakui, di Indonesia hanya DKI Jakarta yang berani melakukan transparansi anggaran kepada masyarakat dengan menempelkan poster APBD di tengah masyarakat.

"Semuanya harus dibuka. Sampai urusan makan ajudan pun ada di sana. Kalau ini diterapin terus menerus, akan menimbulkan kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini