UTAH – Komunitas muslim di Amerika Serikat (AS) ikut mengecam serangan bom yang dilakukan Tsarnaev bersaudara. Mereka menyebut ajaran Islam yang dianut kedua pemuda itu absurd.
“Saya tidak tahu darimana dia belajar Islam. Buat kami pemahaman mereka absurd,” ujar pemimpin komunitas muslim di Negara Bagian Utah Imam Shuaib Uddin, seperti dikutip Salt Lake Tribune, Rabu (24/4/2013).
Uddin menyatakan, Islam memiliki aturan dalam berperang. Dalam Islam dilarang keras menyerang warga sipil yang tidak bersenjata.
“Tidak ada satu pun alasan yang bisa membenarkan tindakan tersebut,” tegas Uddin.
Aksi Tsarnaev bersaudara memang mebuat komunitas muslim di AS khawatir. Mereka takut akan mendapat perlakuan diskriminatif dari warga AS.
“Kami memiliki hubungan baik dengan warga AS lainnya. Kami meminta pelaku pengeboman menerima hukuman yang pantas,” tutup Uddin.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.