nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Bogor Diperiksa KPK Soal Suap Lahan Makam

Arief Setyadi , Jurnalis · Kamis 02 Mei 2013 10:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 05 02 339 800958 EAg0vHNQFW.jpg Gedung KPK (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini berencana memeriksa Bupati Bogor Rachmat Yasin. Dia sedianya akan diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan izin Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Bogor, Jawa Barat.

Rencananya, orang bepengaruh di Kabupaten Bogor itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/5/2013).

Peran politisi PPP itu memang cukup kuat, selaku Bupati, dia memiliki otoritas untuk meneken izin lokasi TPBU tersebut. Bahkan, beberapa waktu lalu,Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturachman mengatakan, jika dalam surat perizinan terdapat tanda tangan Bupati Bogor, Rachmat Yasin.

Di mana perizinan tersebut diajukan oleh PT Garindo Perkasa dan sudah dikeluarkan SK Bupati atas pemberian izin satu juta meter persegi untuk lahan TPBU.

Kasus dugaan suap itu, bermula ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Direktur PT Garindo Perkasa, Sentot Susilo, dan Nana Supriyatna, serta dua orang lainnya pegawai Pemkab Bogor, Listo Welly S dan Usep Jumenio di Sentul, Bogor. Dalam pertemuan di Sentul itu, mereka diduga akan melakukan transaksi suap.

Hari ini, KPK juga memeriksa dua saksi lainnya, yakni Staf Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Bogor,  Dede Rustandi dan Nana Supriyatna.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini