nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Suap Lahan Makam, Bupati Bogor Minta KPK Jadwal Ulang

Arief Setyadi , Jurnalis · Kamis 02 Mei 2013 19:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 05 02 339 801375 2Ul2EfpPBN.jpg Gedung KPK (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Bupati Bogor Rachmat Yasin, mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu sejatinya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus kasus dugaan suap pengadaan lahan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU), Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher.

Menurut Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan, Priharsa Nugraha, yang bersangkutan tidak bisa hadir karena ada keperluan di Bogor yang tidak bisa ditinggalkan. "Ada kegiatan yang enggak bisa ditinggal katanya," katanya saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (2/5/2013).

Selain itu, sambung Priharsa, Rachmat meminta penjadwalan ulang atas pemanggilannya hari yang tidak bisa dipenuhi. Dia juga telah mengirimkan surat melalui stafnya. "Jadi (dia) minta dijadwal ulang," tukasnya.

Bupati Bogor diduga memiliki peran dalam kasus tersebut. Dimana, Rachmat merupakan  pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan izin atas pengadaan lahan makam mewah seluas satu juta meter persegi. Terlebih Wakil Bupati Karyawan Faturachman pernah mengatakan, bila dalam surat pemberian izin tersebut terdapat tanda tangan Bupati Rachmat Yasin.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini