JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nampaknya sudah siap menyambut kedatangan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyita mobil yang diduga hasil tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
"Penyidik KPK mau ke DPP PKS mengambil mobil hari ini," kata Wasekjen PKS, Fahri Hamzah, kepada Okezone, Senin (13/5/2013).
Dia mengatakan, meski tidak mengetahui pasti waktu kedatangan penyidik KPK, yang jelas sudah ditunggu oleh pengurus DPP PKS yang ada di lokasi.
"(Penyidik KPK) akan diterima oleh Ibu Dwi (kepala Rumah tangga DPP PKS) dan Pak Mardani (Kabiro Humas)," sambungya.
Setelah mengambil mobil, rencananya, para penyidik akan dipertemukan oleh kuasa hukum dari Luthfi Hasan yakni, Zainuddin Paru.
Seperti diketahui mobil yang akan disita KPK terdiri dari Fortuner Hitam B544 RFS Mitsubisi Grandis warna hitam B 7476 UE, Mazda CX warna putih B 2 MDF, Mitsubisi Pajero Sport warna hitam 1074 RDW, Nissan Navara B 90 51 QI warna hitam, dan mobil Volkswagen's Caravelle warna hitam B 948 RFS.
Dalam kasus ini Lutfhi disangkakan KPK telah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam kasus pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Dengan total yang dijanjikan 10 ribu ton dengan imbalan Rp50 miliar dari PT Indoguna Utama.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.