nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Kembali Periksa Bupati Bogor Terkait Makam Mewah

Arief Setyadi , Jurnalis · Selasa 14 Mei 2013 10:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 05 14 339 806543 zbD00AEp9N.jpg

JAKARTA - Bupati Bogor, Rachmat Yasin kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan lahan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Bogor, Jawa Barat.

Pantauan Okezone, dia tiba di kantor Abraham Samad itu sekira pukul 10.20 WIB, mengenakan baju batik warna biru. Saat tiba dia mengaku akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher.

"Saya diperiksa sebagai saksi untuk kasus ketua DPRD," katanya di gedung KPK, Selasa (14/5/2013).

Selain itu, dia kembali menegaskan saat proses pengurusan lahan TPBU, hanya menjalin komunikasi satu kali dengan Iyus, itu pun melalui pesan singkat.

"Pernah satu kali, itu juga lewat SMS," pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam pengurusan TPBU, sebagai Bupati, Rachmat memang punya peran, di mana dia memiliki otoritas untuk meneken izin lokasi TPBU tersebut. Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturachman mengatakan jika dalam surat itu juga terdapat tanda tangan Rachmat.

Izin tersebut diajukan oleh PT Garindo Perkasa dan sudah dikeluarkan SK Bupati atas pemberian izin satu juta meter persegi untuk lahan TPBU.

Kasus ini bermula, ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Direktur PT Garindo Perkasa, Sentot Susilo, dan Nana Supriyatna, serta dua orang lainnya pegawai Pemkab Bogor, Listo Welly S dan Usep Jumenio di Sentul, Bogor. Dalam pertemuan di Sentul itu, mereka diduga akan melakukan transaksi suap.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini