BBPOM Bandung Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp200 Juta

Tri Ispranoto, Okezone · Rabu 22 Mei 2013 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 22 526 810910 Fuk8G75ooq.jpg Kosmetik yang disita BBPOM di Sumedang (Foto: Tri/Okezone)

BANDUNG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) menyita 164 alat produksi dan kosmetik illegal dari tiga industri rumahan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kepala BBPOM Bandung, Supriyanto Utomo, menjelaskan, penyitaan dilakukan pada Senin, 20 Mei 2013. Barang yang disita adalah alat, produk jadi, produk setengah jadi, dan bahan baku produksi.

“Saat ini kami sudah masukkan ke laboratorium untuk dilihat apakah ada bahan berbahayanya atau tidak,” jelasnya di Gedung BBPOM Bandung, Rabu (22/5/2013).

Menurutnya, industri tersebut melakukan aktivitas produksi tidak berizin. Produk kosmetik yang diproduksi juga tidak memiliki notifikasi.

“Barang sitaan ini senilai Rp200 juta. Hal yang lebih berbahaya adalah kosmetik ini tidak memiliki info atau label keterangan, seperti cara pemakaian atau komposisinya,” bebernya.

Kegiatan ilegal tersebut sudah sangat merugikan konsumen. Pasalnya, konsumen tidak tahu komposisi apa saja yang terkandung di dalamnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil pemilik tiga industri rumahan yang diketahui satu sama lain masih memiliki hubungan keluarga.

“Barang-barang ini dijual secara mulut ke mulut karena tidak ada labelnya. Kalau ada label, mungkin saja dijual ke toko. Harga barang-barang ini berkisar mulai dari Rp10 ribu hingga Rp50 ribu,” sebutnya.

Setelah melakukan pemeriksaan, BBPOM akan menentukan siapa yang harus bertanggung jawab.

“Bila terbukti maka yang bertanggung jawab akan dijerat dengan UU Kesehatan No 36/2009 Pasal 197 mengenai izin edar dan Pasal 198 mengenai izin produksi dengan ancaman hukuman penjara sampai 15 tahun,” tegasnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini