Share

Demokrat Jangan Hanya Mengancam PKS

Awaludin, Okezone · Rabu 05 Juni 2013 06:10 WIB
https: img.okezone.com content 2013 06 05 339 817569 uRgkU6YdxR.jpg Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA - Pengamat Politik AS Hikam menilai, ada baiknya Partai Demokrat mendepak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Sekretariat Gabungan (Setgab) partai koalisi. Jika tidak, Demokrat yang akan menanggung resikonya.

"Kalau memang tidak berani mengeluarkan PKS, Partai Demokrat akan makin jatuh saja," kata Hikam kepada Okezone, Rabu (5/6/2013).

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Karena, masyarakat akan menilai jika Demokrat tidak tegas dan pengecut. Menurutnya, partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono itu jangan hanya mengancam Anis Matta Cs.

"Mereka (Demokrat) kan hanya ngancam sana sini. Kalau memang partai yang mempunyai kekuasaan suruh keluar saja, enggak usah ngancam-ngancam dan enggak mungkin PKS keluar sendiri," pungkasnya.

PKS bukan pertama kali berulah dengan menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM. Kendati kerap bikin riuh, PKS dan menterinya tetap saja aman berada di Setgab dan Kabinet.

Semalam, Setgab menggelar rapat membahas masalah kenaikkan BBM di rumah Wapres Boediono. Rapat itu tanpa dihadiri Presiden PKS, Anis Matta. Mantan wakil ketua DPR itu lebih memilih road show ke kiai Nahdlatul Ulama di Jawa Timur.

Dia berdalih tidak hadir karena tidak menerima undangan. Kendati demikian, menurut Anis sikap PKS soal kenaikan BBM sudah jelas menolak.

Selain menolak kebijakan pemerintah, beberapa waktu lalu, politikus PKS juga menyerang Partai Demokrat dengan meminta KPK untuk memeriksa Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono berkaitan dengan dugaan kasus korupsi.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini