nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Kanada, Kang JJ Menuju Alaska

Septian Pamungkas, Jurnalis · Jum'at 07 Juni 2013 14:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 06 07 53 818617 075s4SlGXE.jpg F: Jeffrey Polnaja dengan suku Indian di Kanada (ist)

VANCOUVER - Penjelajah dunia seorang diri dengan menggunakan sepeda motor asal Indonesia, Jeffry Polnaja, kembali melanjutkan perjalanannya setelah beberapa bulan singgah di Kanada.

Dalam sambutan di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Vancouver, Kanada, akhir pekan lalu, pria asal Bandung ini mengatakan bakal memulai kembali perjalanan menantangnya dari British Columbia menuju Alaska, AS.

"Akhirnya saya harus meninggalkan Kanada karena masih banyak negara-negara lain yang harus saya kunjungi dalam misi Ride for Peace (RFP) kedua ini," jelas pria yang akrab disapa Kang JJ tersebut.

Tepat pukul 11.40 di hari Sabtu waktu setempat, kibaran bendera start menandai perginya Jeffrey melintas Kanada. Menunggang sepeda motor BMW R 1150 GS berplat nomor polisi Jakarta, B 5010 JP, dia melanjutkan penjelajahannya dengan kawalan para sahabat barunya di Kanada yang mengendarai delapan sepeda motor besar hingga Whistler, salah satu dari 25 tempat bermain ski terbaik di dunia.

Dari Whistler, Kang JJ rencananya akan menempuh perjalanan puluhan ribu kilometer seorang diri menuju Prudhoe Bay, titik akhir jalan Trans Alaska di kawasan paling utara benua Amerika melewati garis Artik.

Jeffrey juga akan melewati Yukon, North Territory Alberta (Kanada) dan Deadhorse, Fairbank, Anchorage (AS). Selanjutnya, ia akan terus menjelajah ke arah pantai timur Kanada, kemudian ke arah selatan – Amerika Serikat, Amerika Tengah, Amerika Selatan sampai di Tierra del Fuego, kawasan paling selatan dari benua Amerika, melewati garis Antartik.

Selama berada di Kanada, Kang JJ mendapat banyak pengalaman. Salah satunya hidup lebih dekat dengan suku Indian di Kanada. Dirinya mengenal seorang dari suku Indian bernama Bucky John, di sebuah tempat bernama Marbel Canyon, Blue Ridge Lake. Untuk diketahui, tak banyak orang asing bisa dekat dengan suku-suku Indian karena mereka sangat tertutup dengan dunia luar.

Disini Kang JJ mampu memberi keyakinan bahwa dirinya bisa menjadi salah satu sahabat bagi suku Indian. Dari perkenalannya itulah Kang JJ mendapatkan sebuah kenang-kenangan unik berupa topi khas Indian berbulu elang (war bonnet).

Cidera mata itu bukanlah sekadar buah tangan. Ini merupakan simbol yang memiliki makna spiritual tinggi bagi suku Indian yang percaya bahwa elang merupakan simbol kepercayaan, penghargaan, kekuatan, kebijaksanaan, dan kebebasan. Bagi suku Indian, mendapatkan bulu-bulu elang yang rontok dianggap sebagai pemberian dari Sang Pencipta.

Rupanya Kang JJ juga bisa mengejutkan Bucky ketika dirinya mampu menunggang kuda dengan baik tatkala mereka bersama-sama memburu kuda liar di kawasan tersebut. Menurutnya Bucky keheranan karena dirinya ternyata tak hanya bisa menunggang kuda besi.

"Katanya,‘orang-orang Indonesia juga pintar naik kuda hidup,’" kenang Jeffrey yang ternyata pernah menjuarai kompetisi Loncat Rintangan Berkuda di Tanah Air pada tahun 1989.

(ian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini