Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tifatul Tak Merasa "Digantung" SBY

Bagus Santosa , Jurnalis-Selasa, 18 Juni 2013 |20:31 WIB
Tifatul Tak Merasa
A
A
A

JAKARTA - Sikap berseberangan PKS dengan sekretariat gabungan disebut-sebut membuat partai tersebut digantung nasibnya oleh SBY. Secara legal formal, PKS masih berada di lingkaran koalisi dan tiga kadernya pun masih duduk manis di kursi Kabinet Indonesia Bersatu II. Namun, dalam dua pertemuan penting anggota Setgab, elit PKS sama sekali tak diikutsertakan.
 
Anggota Majelis Syuro PKS sekaligus Menkominfo Tifatul Sembiring pun angkat bicara ikhwal kondisi abu-abu ini. Dia menegaskan posisinya tidak digantung oleh presiden. "Saya nggak merasa digantung, saya menteri dan pembantu Presiden. Hak Presiden memasang atau menarik (menterinya)," kata Tiffatul di DPR, Jakarta, Selasa (18/6/2013).
 
Tarik ulur antara PKS dan SBY terus bergulir pasca diloloskannya kenaikan harga BBM dan skema kompensasinya, BLSM oleh DPR. Beredar kabar, SBY baru akan mengambil sikap ikhwal nasib PKS di koalisi dan nasib tiga menterinya dalam waktu dekat.
 
Sejumlah kader Partai Demokrat berulang kali meminta PKS menarik ketiga menterinya dan meninggalkan koalisi. Namun, dijawab oleh PKS bahwa hak untuk mencopot dan mengangkat menteri milik presiden. Keputusan meninggalkan koalisi juga masih menunggu surat resmi dari SBY.
 
PKS menempatkan tiga kadernya di KIB II, yaitu, Menteri Komunikasi dan Informatika Tiffatul Sembiring, Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Sosial Salim Assegaf Al Jufry.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement