KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengimbau setiap masjid dan musala yang ada di Negeri Jiran itu, melakukan doa bersama untuk hentikan kabut asap. Doa itu ditujukan agar hujan turun untuk menghentikan asap yang menyelimuti Malaysia.
"Perdana Menteri Najib Razak memerintahkan kepada kami untuk mengimbau doa itu dilakukan. Perdana menteri meminta kerja sama dari semua masjid, surau, rakyat beserta organisasi nonpemerintah untuk melakukan doa tersebut," ujar staf Perdana Menteri Malaysia, Datuk Jamil Khir Baharom, seperti dikutip Bernama, Senin (24/6/2013).
"Di wilayah federal, doa khusus akan dilakukan di Masjid Nasional," lanjutnya.
Minggu 23 Juni kemarin, PM Najib mengumumkan status darurat akibat kabut asap yang menerpa. Status tersebut diutamakan di wilayah Muar dan Ledang, di wilayah Johor.
Wilayah Muar dan Ledang yang berada di Negara Bagian Johor, merupakan dua wilayah yang terkena imbas kabut asap paling parah. Kedua wilayah tersebut dipenuhi kabut asap tebal dengan Indeks Standar Polusi (PSI) yang menembus angka 750.
Level PSI yang berada di atas 300 dianggap membahayakan bagi kesehatan. Tebalnya kabut asap yang menyelimuti Kuala Lumpur, menyebabkan Menara Kembar Petronas menghilang dari pandangan.
Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Alam Malaysia G. Palanivel berencana untuk mengunjungi Jakarta pekan ini guna membicarakan upaya penanganan kabut asap.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.