Share

Ulik Harley Listrik Garapan D-3 Teknik Mesin UNS

Bramantyo, Okezone · Rabu 03 Juli 2013 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 03 372 831399 JguR26vAPf.jpg Motor listrik berjenis Harley milik UNS. (Foto: Bramantyo)

SOLO - Program Studi D-3 Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret (UNS) meluncurkan motor listrik Harley Electric, dengan kapasitas 7 horse power (HP) atau setara dengan 5.000 Watt dengan daya jelajah mencapai 100 Km untuk sekali pengisian (charge).

"Pembuatan Harley Electric dilakukan oleh keenam mahasiswanya, antara lain Roni Wahyu Saputro, Endra Dwi Purnomo, Dwi Rahmad, Wahyu Andre Nur Cholis, Teguh Widiyanto, dan Nursila Aminuddin sebagai tugas akhir," jelas Dosen Fakultas Teknik Mesin UNS, Sukmaji Indro Cahyono saat ditemui wartawan, di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/7/2013).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sukmaji yang membimbing tugas akhir keenam mahasiswa program studi Diploma Tiga tersebut mengemukakan bahwa ide pembuatan Harley Electric berawal dari kendala umur baterai saat membangun mobil listrik nasional (molina) oleh lima perguruan tinggi di Indonesia. Kapasitas baterai mulai dari pengisian hingga penggunaan dinilai sedikit atau lemah.

"Tren penggunaan motor sebagai pendukung mobilitas cenderung meningkat dibanding dengan mobil. Hal itu juga ditambah peluang naik kembali harga BBM pasca kenaikannya belum lama ini," ujarnya.

Sukmaji mengatakan bahwa motor single seat hasil karya mahasiswa ini memiliki teknologi kontrol daya baterai yang mampu menyesuaikan kecepatan dengan daya yang dimilikinya. Selain itu, indikator kapasitas baterai juga bisa dilihat pengguna dengan nyala lampu berwarna merah, kuning, hijau yang dipasang di dekat stang motor.

"Misal di tengah jalan baterai habis, tidak langsung berhenti. Tapi, motor berjalan pelan dengan kecepatan 20 km/jam. Untuk memperpanjang umur baterai maka harus di-charge lagi," kata Sukmaji.

Harley Electric memerlukan setidaknya enam jam untuk masa pengisian baterai dari kosong hingga penuh. Body Harley Electric sengaja didesain besar. Body itu digunakan untuk menyimpan empat buah baterai kering.

Baterai-baterai itu akan menggerakan motor listrik dengan kekuatan tujuh tenaga kuda (HP) atau setara dengan 5.000 Watt yang dibelinya dari China seharga Rp13,5 juta.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini