Polisi Bekuk Pembalap Liar Spesialis Jambret

Tri Ispranoto, Okezone · Senin 08 Juli 2013 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 08 526 833370 84bTrZNnhb.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Petugas Unit Reskrim Polsekta Sukajadi membekuk pelaku penjambretan yang sering beraksi di kawasan Flyover Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat. Pelaku yang juga joki balapan liar di kawasan Gasibu berinisial HA (21) rupanya juga pernah merampas sepeda motor dan menganiaya korbanya hingga tewas.

Kapolsekta Sukajadi AKP Sumi menjelaskan, awalnya penangkapan bermula saat HA dan temannya ER melakukan aksi penjabretan di depan RS Hasan Sadikin dengan menggunakan sebuah motor sport jenis Kawasaki Ninja D 2579 HD belum lama ini.

“Saat aksinya, motor sport yang digunakan pelaku oleng hingga akhirnya ER terjatuh, sedangkan HA berhasil kabur,” jelas Sumi kepada wartawan, Senin (8/7/2013).

Dari hasil penyelidikan, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Tri Wahyudhi meringkus HA di tempat kosnya di daerah Cibiru.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa AH pernah melakukan merampas sepada motor di Antapani yang menyebabkan korbannya tewas dengan luka pukulan di kepala dan luka tusukan di perut.

“HA ini mengaku sudah belasan kali menjambret dan pernah melakukan perampasan yang menyebabkan korbannya tewas di Antapani. Setelah kejadian di Antapani, HA sempat kabur ke daerah Garut hingga akhirnya dia beraksi lagi,” terang Sumi.

Di tempat sama, HA mengaku mengenal ER saat sering melakukan aksi balapan liar di Gasibu. Dari perkenalannya itu, HA dan ER menjadi duo maut dan sering melakukan aksi penjambretan di atas Flyover Pasupati hingga kawasan Pasteur dan sekitaran RS Hasan Sadikin.

“Iya saya pernah merampas motor di Antapani, tapi yang ngebunuh bukan saya. Saya hanya pukul korban satu kali selebihnya yang tusuk itu teman saya,” kilahnya.

HA mengaku, motor hasil rampasannnya selama ini selalu dijual di daerah Cidaun, Kabupaten Cianjur. “Ya hasilnya paling buat sehari-hari sama modal balapan,” ucapnya.

Atas perbuatannya, HA dan ER dijerat Pasal 365 KUHPidana mengenai pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Keduanya kini mendekam di ruang tahanan Polsekta Sukajadi dan segera akan ‘dimejahijaukan’.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini