Wakil Dubes AS "Servis" Anak Tak Mampu

Margaret Puspitarini, Okezone · Kamis 11 Juli 2013 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 11 560 835696 hEfGeNtbZE.jpg Foto : Bendera AS (Zimeye)

JAKARTA - Wakil Duta Besar AS di Indonesia Kristen Bauer berbuka puasa bersama sekira 100 anak-anak tidak mampu. Mereka berasal dari Sanggar Roda dan Sanggar Anak Matahari.  

 

Sambil menunggu waktu berbuka, anak-anak yang hadir memberikan suguhan berupa nanyian hingga pertunjukan sulap. Kristen mengaku, kegiatan tersebut sengaja diadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

 

"Ramadan adalah saat yang istimewa untuk mengingat dan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang yang kurang beruntung. Sebab, pada dasarnya membantu dan mengabdi kepada sesama adalah prinsip semua agama," ujar Kristen di kediamannya, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2013) petang.

 

Kegiatan buka bersama tersebut ternyata sudah dilaksanakan sebanyak dua kali. Kristen menyebut, bukan tidak mungkin kegiatan tersebut dijadikan sebagai rutinitas tahunan.

 

"Saya sangat senang malam ini bisa menerima dua organisasi yang kesehariannya telah membantu mereka yang kurang beruntung. Maka, kami ingin berbagi semangat Ramadan. Kegiatan ini sangat populer dan diharapkan dapat dilakukan tiap tahun," jelasnya.

 

Menurut Kristen, merasakan bulan Ramadan di Indonesia sangat luar biasa. Dia menilai, Indonesia memiliki atmosfer yang indah saat bulan Ramadan.

 

"Saya beruntung ada di sini saat Lebaran. Di Amerika banyak warga Amerika yang beragama Islam dan melakukan ibadah puasa. Saat Lebaran pun bukan hanya menjadi perayaan umat Muslim saja, tapi juga perayaan besar bagi non Muslim," tutur Kristen.

 

Selain anak-anak kurang beruntung, acara buka bersama tersebut juga dihadiri para peserta Indonesia-US Youth Leadership Exchange (IULX) 2013. Mereka merupakan peserta program pertukaran pelajar yang memiliki proyek tertentu selama program berlangsung, yakni sekira tiga minggu.

 

"Kami ingin membangun rasa saling mengerti antara Amerika dan Indonesia, salah satunya dengan program pertukaran pelajar. Banyak program pertukaran pelajar, IULX hanya salah satunya," tandasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini