LONDON – Prajurit korban pembantaian Woolwich, Lee Rigby, dimakamkan Jumat 12 Juli waktu setempat. Warga Kota London, Inggris berkumpul di jalanan untuk memberikan pernghormatan terkahir.
Rigby dibunuh secara keji oleh Michael Adebowale dan Michael Adebolajo pada Mei. Tubuh Rigby yang sudah tidak bernyawa mereka cincang menggunakan golok. Kedua pria itu membunuh Rigby untuk membalas invasi Barat di Irak dan Afghanistan.
Pihak keluarga berterima kasih pada perhatian yang diberikan warga. Mereka ingin Rigby dikenang sebagai pribadi yang baik.
“Peristiwa menyedihkan ini menunjukkan masih banyak orang-orang baik di luar sana,” ujar istri Rigby, Rebecca, seperti dikutip Associated Press, Jumat (12/7/2013).
“Rigby adalah orang yang periang. Dia selalu ingin membuat orang-orang di sekitarnya senang,” lanjut perempuan itu.
Pembantaian Woolwich meningkatkan sentimen anti-Islam di Inggris. Serangan anti-Islam tercatat meningkat seusai peristiwa itu. Pemerintah Inggris sendiri mengecam serangan terhadap muslim. Pemerintah Inggris menyebut pembantaian Woolwich hanyalah ulah oknum.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.