nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2014, Bali Bertabur Caleg Perempuan

Rohmat, Jurnalis · Minggu 14 Juli 2013 23:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 07 14 340 836749 Sn6NfeeTtR.jpg Ilustrasi penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) (Foto: Feri U/okezone)

DENPASAR- Berbeda dengan dua pemilu sebelumnya, untuk Pemilu 2014 mendatang Bali bertabur dengan hadirnya caleg perempuan yang diusung partai politik.

Berdasar hasil evaluasi keterwakilan perempuan LSM Bali Sruti dari 12 parpol peserta pemilu anggota legislatif 2014 di provinsi Bali terdapat  3.230 caleg.

"Dari caleg yang diajukan ke KPU Pusat, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota terdapat 1.186 orang caleg perempuan atau sekira 36,7  persen," ujar Ketua Bali Sruti Luh Riniti Rahayu dalam keterangan resminya di Denpasar, Minggu (14/7/2013).

Parpol yang mencalonkan caleg perempuan di seluruh 52 dapil adalah Nasdem, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Hanura.

"Ranking Parpol yang mencalonkan perempuan terbanyak adalah ranking pertama adalah NasDem 152 orang disusul Golkar sebanyak 150 orang," jelasnya.

Berikutnya, ranking ketiga caleg perempuan dari Partai Demokrat sebanyak 150 orang disusul Gerindra 150 orang dan PDIP 149 orang.

Dari sudut ranking persentase keterwakilan perempuan yang dicalonkan parpol diduduki PKB 41 persen, PAN 39 persen, NasDem 37 persen, Demokrat 37 persen, Hanura 37 persen serta PKPI 37 persen.

Parpol yang menempatkan DCS perempuan terbanyak pada nomor urut 1 di dapil adalah PAN (10 org); PKB (8 org); dan PBB  (7 org).

Sedangkan kesesuaian representasi caleg perempuan dengan dapil yang diwakilinya berdasarkan identitas, untuk caleg perempuan  DPR RI  51 persen.

Untuk caleg perempuan DPRD Provinsi 89 persen sesuai, caleg perempuan DPRD kabupaten/Kota 98 sudah sesuai. Dari alokasi 4 kursi DPD untuk Bali, terdapat 41 orang calon, di antaranya terdapat 2 orang calon perempuan atau sebesar 4,9 persen.

Demi kepentingan politik kaum perempuan di Bali, pihaknya siap melakukan penguatan dan pendampingan politik bagi seluruh Caleg perempuan di Bali yang akan bertarung di Pemilu Legislatif pada tahun 2014 nanti.

Menurutnya, sudah dua kali Pemilu yakni sejak tahun 2004 dan 2009, kuota perempuan Bali yang berkiprah di legislatif sangat rendah secara nasional yakni baru mencapai 7,5 persen.

"Diharapkan 2014 nanti bisa mencapai 15 persen atau naik dua kali lipat," harap Riniti yang juga Dekan Fisipol Universitas Ngurah Rai Denpasar.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini