nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Atlet Olimpiade Gugat Bawaslu

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Selasa 16 Juli 2013 14:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 07 16 339 837721 EPXfkcUHld.jpg

JAKARTA - Selviana Sofyan Hosen, mantan atlet menembak olimpiade tahun 1984, melaporkan dugaan pelanggaran kode etik oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

 

Dia kecewa dengan keputusan Bawaslu yang tidak meloloskan dirinya untuk menjadi caleg PAN di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I pada Pemilu 2014.

 

"Alasan mereka karena tidak adanya ijazah SMA. Padahal saya telah melengkapi segala bentuk persyaratan dan telah mendapatkan keterangan dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kepolisian sebagai tanda bukti ijazah telah hilang," kata dia di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2013).

 

Oleh sebab itu dia menuntut keadilan dengan melaporkan keputusan yang dianggap merugikannya itu kepada DKPP. Selviana melaporkan Bawaslu ke DKPP bersama sejumlah mantan atlet, salah satunya Yayuk Basuki (mantan atlet tenis), Emma Tahapari  (mantan atlet pelari cepat cabang atletik) dan lain-lain.

 

"Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan moril dan menyatakan dukungan mereka kepada saya untuk menjadi caleg dan memperjuangkan aspirasi olahraga nasional kita nanti," tukasnya.

 

Sementara itu, Tim Advokasi PAN  Didi Supriyanto menambahkan, pihaknya meminta DKPP melakukan eksaminasi kepada Bawaslu. Karena dianggap sebagai keputusan hukum yang cacat. "Kami juga sedang merencanakan akan melaporkan pada lembaga-lembaga lain. Seperti pada KY, MA atau juga pada polisi," ujarnya.

 

Sekedar diketahui, KPU mencoret Dapil Sumatera Barat I PAN karena salah satu bacaleg perempuan atas nama Selviana Sofyan Husen tidak memenuhi syarat pendidikan, yakni ijazah yang dilegalisir sesuai dengan ketentuan. Diketahui dia bersekolah di luar negeri hanya melampirkan surat keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss. Akibatnya, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat, dan berakibat pada Dapil Sumbar I PAN.

 

Bawaslu mempertimbangkan Dapil Sumbar I PAN memenuhi syarat untuk ikut sebagai Peserta Pemilu, sepanjang tidak mengikutsertakan Selviana dan memperbaiki dan menyesuaikan bacaleg yang diajukan ke KPU paling lambat Jumat, 12 Juli 2013.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini