nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penangkapan Kepala SKK Migas "Tamparan" untuk SBY

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2013 04:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 08 14 339 849559 mjecrXa398.jpg Rudi Rubiandini

DEPOK- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala SKK Migas yang juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini terkait kasus dugaan suap perusahaan minyak Amerika Serikat Kernel Oil.

Menurut Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat, kasus tersebut bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar kasus korupsi di bidang energi. "KPK harus mengungkap korupsi di semua bidang, kasus ini jadi pintu masuk untuk mengungkap korupsi energi di Indonesia," katanya kepada Okezone, Rabu (14/08/2013).

Cecep menilai semestinya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus segera mencopot Rudi dari jabatan Kepala SKK Migas. Dengan kasus ini, kata Cecep, Presiden SBY sudah kebobolan.

"Ini kan menjadi tamparan bagi Presiden SBY berarti sudah kebobolan, anak buahnya ternyata bisa melakukan tindakan itu, walaupun memang semua kontrol tak bisa dilakukan oleh SBY seorang juga, tetapi ada beberapa oknum anak buah yang diangkat Presiden SBY  bermasalah, apalagi ini kasus hukum dan tertangkap tangan, harusnya segera dicopot," tukasnya.

Cecep juga mengaku miris, di saat rakyat dikampanyekan dengan gerakan menghemat energi, ternyata para pejabat di bidang energi justru menyalahgunakan kepercayaan rakyat. "Masalah industri energi kita diminta menghemat, kok kenapa justru kasus ini terjadi, ini harus jadi starting point atau entry gate bagi KPK," paparnya.

 

Rudi ditangkap Selasa (13/08) malam oleh KPK. Rudi diduga telah menerima suap senilai USD400 ribu dan USD300 ribu. KPK juga menyita motor gede merek BMW milik Rudi, serta tas hitam dan kardus yang diduga berisi dokumen bukti.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini