Airsoft Gun Berbeda dengan Airgun

Awaludin, Okezone · Minggu 18 Agustus 2013 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 18 500 851425 nixw5SEZJG.jpg ilustrasi

JAKARTA - Terkait dengan adanya beberapa peristiwa penembakan yang menggunakan Airsoft Gun, Komunitas Airsoft Indonesia merasa berang lantaran ada beberapa perbedaan yang mencolok antara Airsoft dengan Airgun.

 

Salah satu anggota Airsofter Indonesia, Aldo Dimalaw mengatakan, perbedaan Airsoft dan Airgun sangatlah mencolok, seperti dibagian peluru.

 

"Kalau Airsoft untuk kecepatan peluru mencapai 1 hingga 2 joule, dan berat peluru 0,12 gram hingga 0,3 gram itu pun terbuat dari plastik," ujar Aldo saat jumpa pers dibilangan Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2013).

 

Sedangkan untuk Airgun, kata Aldo, kecepatan peluru mencapai 3,5 hingga 7,5 joule dan berat peluru 1,3 gram sampai 2 gram yang terbuat dari besi dan timah.

 

"Selain itu Airgun lebih berat dalam bentuk fisik, sedangka Airsoft lebih ringan. Dan kalau di kami (Airsoft Indonesia) ujung larasnya memakai Orange Tip, dan beberapa persen anggota kami masuk kedalam klub Perbakin," tutur pria berkacamata itu.

 

Menurutnya, Airsoft sudah banyak digunakan diluar negeri untuk bermain dan berlomba, bahkan anak kecil juga banyak memakai ditemani oleh orangtuanya.

 

"Peraturannya memang harus sefty frist, seperti memakai kaca mata dan pelindung, harus menjaga seperti mata dan telinga kalau Airsoft. Jarak aman Airsoft itu 10 meter, dan itu juga harus memakai baju sefty dan pelindung," lanjutnya.

 

Aldo pun mengatakan, anggota Airsofter Indonesia tidak diperbolehkan membawa Airsoft keluar dan dibawa jalan-jalan.

 

"Airsoft tidak boleh dibawa-bawa, hanya boleh dibawa ke area bermain dan latihan, menyimpannya pun harus didalam tas dipisahkan antara amunisi dan Airsoft," lanjutnya.

 

Dijelaskannya, Airsoft banyak didapatkan di toko dan pasar-pasar di Jakarta, karena itu hanya mainan.

 

"Di pasar gembrong, Jatinegara dan banyak juga toko-toko mainan. Kalau untuk masalah ijin, kita akan mengikuti pihak kepolisian saja, asal jangan di bubarkan," tuturnya.

 

Sebagai penghoby Airsoft, sambung dia, olahraga ini mempunyai potensi yang sangat positif apabila dikembangkan dari berbagai macam aspek.

 

"Airsoft Indonesia terus berkoordinasi dengan Perbakin dan TNI/Polri agar olahraga ini bisa maju di Indonesia, seperti Indonesia Airsoft Show 2011, Kegiatan ABU, FAI, dan SAG. Prestasi Airsoft Indonesia sudah dikenal dengan keberhasilan salah satu go Internasional bahwa Indonesia juga tidak kalah," tutupnya.

 

Usai jumpa pers, anggota Airsofter Indonesia menguji coba perbedaan antara Airsoft dengan Airgun, dalam uji coba jarak 7 meter dan menggunakan objek kaca setebal 8 mm.

 

Dalam uji coba tersebut, anggota Airsofter menggunakan Airsoft dan ditembakan ke kaca, alhasil peluru yang terbuat dari plastik itu hancur terbelah dua. Sedangkan memakai Airgun yang pelurunya terbuat dari Besi, kaca itu pun retak.

(cns)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini