PAN Mulai "Gerah" Ada di Koalisi

Fiddy Anggriawan , Okezone · Sabtu 24 Agustus 2013 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 23 339 854778 tt6PT0eFxH.jpg Ilustrasi

JAKARTA  - Pergurus Partai Amanat Nasional (PAN) mulai merasa khawatir jika terus berada di dalam partai koalisi pendukung pemerintah.

Menurut Ketua DPW PAN Daerah Istimewa Yogyakarta, Imawan Wahyudi, partainya akan mengalami masalah besar kalau tidak segera mengubah strategi politik jelang Pemilu 2014.

"Setiap kali kenaikan BBM, PAN jadi tumpuan untuk ikut menanggung risiko politik yang berseberangan dengan masyarakat. Tapi saat muncul BLSM, Presiden SBY mengatakan BLSM bisa diwujudkan karena adanya dukungan Partai Demokrat," kata Imawan di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (23/8/2013).

Imawan menambahkan, PAN memiliki problem dalam hal dialektika dan retorika sebagai anggota koalisi. Dia menegaskan PAN terlalu nurut kepada Partai Demokrat sebagai pimpinan koalisi.

"PAN enggak kumanan (kebagian) kalau sepenuhnya mengikuti logika sebagai anggota koalisi," jelasnya.

Imawan menyarankan agar sang Ketua Umum Hatta Rajasa mengambil strategi politik yang tepat dan cerdas jelang pemilu. Diakuinya, partai berseragam biru ini harus tetap mandiri dan tegas dalam bersikap.

"Betapa pun kita berkoalisi, menjelang pemilu 2014 kita harus punya agenda-agenda yang sesuai dengan harapan-harapan arus bawah PAN," tuntasnya.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini