Share

Caleg Desak KPU Tempel Hasil Penghitungan Suara 1x24 Jam

Arief Setyadi , Okezone · Selasa 27 Agustus 2013 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 27 339 856341 hwDXBmWQGk.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Calon anggota legislatif (Caleg) Sumut I nomer urut satu, Leo Nababan meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menempel hasil pemungutan suara 1x24 jam. Hal itu dilakukan guna menciptakan transparansi dalam pelaksanaan Pemilu.  

 

"Saya usul mari kita pakai teknologi yang sudah canggih, saya saran buat KPU untuk menempel selama 1x24 jam hasil dari TPS, agar semua rakyat bisa melihat hasilnya," katanya dalam acara diskusi bertajuk

"Dibalik Konvensi-Caleg Harus Mawas Diri, DCT-DPT Menanti" di media center KPU Jakarta, Selasa (27/8/2013).

 

Masyarakat dan kader parpol diharapkan juga bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memfoto hasil penghitungan suara tersebut. "Sekali lagi, saya desak KPU buat menempel hasil pemungutan suara di TPS," tegas Caleg partai Golkar itu.

 

Hal senada juga disampaikan Ketua LBH Penegak Demokrasi Pemilu, Didi Suprianto. Dia mengatakan usulan untuk menempel hasil pemungutan suara di tiap TPS merupakan langkah yang bagus.

 

"Kalau bisa, KPU menganggarkan pulsa buat petugas KPPS. Masa anggaran Rp17 triliun tidak bisa disisihkan untuk anggaran sekecil itu," tuturnya.

 

Semua itu dilakukan, untuk terlaksananya pemilu jujur dan transparan. Sehingga, meminimalisir terjadinya kecurangan. Mengingat dari pengalaman pemilu sebelumnya masih kerap terjadi kecurangan.

 

Selain itu, dia juga meminta agar KPU memberikan akses bagi para Caleg untuk memfoto copy hasil pemungutan suara di TPS sebelum hasilnya ke KPU pusat dan KPU daerah. "Dengan adanya akses itu, terciptalah pemilu yang adil dan transparan yang diharapkan semua komponen masyarakat," tuntasnya.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini