Image

Hati-Hati Pilih Sekolah Pilot

Hati-hati memilih sekolah pilot. (Foto: Federasi Pilot Indonesia)

Hati-hati memilih sekolah pilot. (Foto: Federasi Pilot Indonesia)

JAKARTA - Siapa enggak terpesona lihat pilot berbadan tegap dibalut seragam dan topi khasnya. Keren dan gagah.

Perkembangan dunia penerbangan komersial (airline) pun turut membuat pilot sebagai sebuah profesi yang cemerlang. Tapi jangan salah, enggak mudah menjadi seorang pilot handal dan profesional. Selain pendidikan di sekolah khusus pilot, pengalaman bertahun-tahun lah yang membentuk karakter dan kemampuan seorang pilot.

Selain itu, enggak semua sekolah pilot memenuhi kualifikasi untuk mencetak para pilot yang siap pakai. Buktinya, seperti disampaikan Federasi Pilot Indonesia, banyak orangtua mengeluh tentang masalah yang dihadapi putra-putri mereka ketika menempuh pendidikan di sekolah pilot, baik dalam maupun luar negeri. Para orangtua mengeluh anak mereka tidak dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Ada juga yang mengeluh anaknya ditelantarkan selama pendidikan.

Keluhan juga datang seputar biaya pendidikan seperti keberadaan hidden cost atau tingginya pembiayaan yang tidak terduga yang dibebankan kepada orangtua. Bahkan, ada yang sudah membayar lunas uang pendidikan paket yang ditawarkan namun tidak diikuti dengan kegiatan belajar secara kontinyu.

"Karena itu, Federasi Pilot Indonesia mengimbau kepada para orangtua, yang akan menyekolahkan putra putrinya dalam pendidikan sekolah pilot untuk mempertimbangkan kembali. Bukan berarti Federasi Pilot Indonesia menghambat putra putri Indonesia untuk sekolah pilot di dalam dan luar negeri, namun orangtua hendaknya lebih hati-hati dan selektif dalam memilih sekolah pilot," demikian disampaikan Federasi Pilot Indonesia dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (27/8/2013). 

Di Indonesia telah ada 18 sekolah penerbangan. Semua sekolah tersebut berada di bawah pengawasan Kementerian Perhubungan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Federasi Pilot Indonesia. Pengawasan bersama ini dimaksudkan untuk mengeliminasi kegagalan pendidikan dan menjaga kualitas pendidikan pilot.

Kerjasama antara Kemenhub dan Federasi Pilot Indonesia dalam pengawasan kualitas pendidikan pilot dimulai dengan penyusunan kurikulum yang seragam dan berkualitas untuk seluruh sekolah penerbangan di Indonesia.

"Hal ini dilakukan karena sering terjadi kasus-kasus terkait kualitas pilot. Untuk itu, BPSDM Kemenhub dan Federasi pilot Indonesia akan mengambil tindakan bersama dan menyelesaikan masalah yang terjadi secara bersama-sama," tulis Federasi Pilot Indonesia.

Pengawasan juga meliputi penertiban sekolah penerbangan yang tidak sesuai standar seperti sekolah penerbangan yang memiliki siswa tetapi hanya diberikan pelatihan di darat, tanpa pelatihan terbang. Jika tidak bisa dibina, maka operasi sekolah-sekolah tersebut akan dihentikan.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x