Share

Sidang DKPP, 11 Penyelenggara Pemilu Sulteng Terancam Dipecat

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 31 Agustus 2013 03:26 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 31 339 858539 PS1HXUdvdR.jpg Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), menyelenggarakan sidang kode etik kepada 11 orang penyelenggara pemilu di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

 

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua DKPP Jimly Ashidiqie, 11 penyelenggara tersebut terancam mendapatkan sanksi pemecatan dari DKPP. Karena mereka dianggap melakukan pengabaian hak konstitusional Partai NasDem sebagai peserta pemilu 2014.

 

"Kami menemukan sikap pengabaian dari seluruh pengadu mulai 1 sampai 11. Mereka mengabaikan sesuatu yang bagi kami sangat penting untuk hak konstitusional kami sebagai peserta pemilu," ujar Ketua Bapilu Partai NasDem Sulawesi Tengah, Yahdi Basma dalam sidang pelanggaran kode etik di DKPP di kantor DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

 

Partai NasDem kata dia, telah memberikan penjelasan mengenai kekurangan persyarataan ketiga calon yang dimaksud. Namun, KPU setempat tidak menghiraukan penjelasan tersebut dan tetap mencoret ketiganya dari Daftar Calon Sementara.

 

"Kami dua kali ajukan sengketa pemilu ke Bawaslu namun ditolak dengan alasan yang tidak jelas. Bawaslu tidak pernah menjelaskan kekurangan dalam permohonan kami," terangnya.

 

Oleh sebab itu, dia memohon DKPP untuk memberi sanksi pemecatan kepada seluruh Teradu pada sidang selanjutnya, karena majelis akan langsung memberikan keputusan.

 

"Dan kami mohon hak caleg kami dikembalikan," tukasnya.

 

Sebelas orang yang menjadi Teradu dalam kasus ini adalah Ketua KPU Kabupaten Tolitoli dan anggota KPU Kabupaten Morowali. Seluruh Komisioner KPU dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah serta seorang staf juga menjadi Teradu.

 

Perkara ini terkait tidak lolosnya 3 bakal calon anggota legislatif (caleg) DPRD tingkat II dari Partai NasDem di wilayah tersebut. Mereka adalah Azis Bestari dari daerah pemilihan (dapil) Toli-Toli 3, Idham Dahlan dapil Toli-Toli 4 dan Imran Haking dari dapil Morowali.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini