nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah dan DPR Diminta Segera Sahkan UU Miras

Dede Suryana, Jurnalis · Senin 02 September 2013 00:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 09 02 339 859039 hne43naIdG.jpg

JAKARTA - Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) mendesak pemerintah dan DPR untuk secepatnya mengesahkan Undang-Undang Miras. Gerakan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan  penjualan miras kepada remaja di bawah usia 21 tahun. 

"Kami juga meminta kepada setiap kabupaten/kota untuk memiliki Perda Miras, guna melindungi warganya dari berbagai dampak sosial yang diakibatkan oleh minuman keras," kata Fahira Fahmi Idris, Ketua Genam di Jakarta, Minggu (1/9/2013).

Fahira menuturkan, setiap hari ada sebanyak 50 orang yang meninggal karena miras. "Pemerintah kurang memperhatikannya. karena itu kami juga mendesak pemerintah untuk menyetop invetasi pabrik miras," ungkap Fahira.

Pagi tadi, Genam menggelar deklarasi anti miras ini yang diikuti ratusan relawan (pejuang anti miras), yang terdiri atas berbagai unsur masyarakat. Ada pelajar, mahasiswa, pemuda, dan orangtua, guru, pengusaha dan dokter, serta anggota dewan, dan 120 organisasi kemasyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam aksi tersebut, juga dilakukan  penggalangan dukungan masyarakat berupa tanda tangan petisi anti miras pada 4 giant spanduk, yang disebar di 4 titik lokasi di sekitar Bundaran HI Jakarta.Fahira mengatakan dari gerakan ini diharapkan semua komponen dan lapisan masyarakat menjadi lebih sadar, dan peduli terhadap teror dan bahaya miras pada generasi muda Indonesia.

Okky Asokawati, anggota Komisi IX dari Partai PPP di tempat deklarasi mengatakan, partainya mendukung kegiatan Genam ini. "Karena hal ini terkait dengan menyelamatkan anak bangsa, dan masa depan negeri ini," ungkapnya.

Menurutnya, manusia diciptakan Allah dengan memiliki 4 dimensi. Yaitu dimensi fisik, sosial, spritual, emosi. "Keempatnya tak akan berkembang kalau orang tersebut terkena miras," ujarnya. Karennyanya dia mendukung gerakan yang dilakukan Fahira bersama Genam.

"Memang perlu waktu untuk membicarakan UU Miras tersebut, karena masih ada tarik menarik di parlemen," ungkap Okky.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini