nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Pendaki Tersesat di Gunung Slamet

Akrom Hazami, Jurnalis · Sabtu 14 September 2013 09:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 09 14 513 865932 5GcoenuMn3.jpg ilustrasi

SLAWI - Seorang pendaki dikabarkan hilang di Gunung Slamet, setelah terlepas dari rombongannya.

 

Anggota Gabungan Pecinta Gunung Slamet (Galas), Untung Budi Pramono, mengatakan, informasi yang diterimanya ada satu orang pendaki hilang. Korban dikabarkan hilang oleh dua rekannya yang telah sampai di pos pemberangkatan lebih dulu, yakni di Pos Pendakian Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

 

"Yang hilang satu orang. Mereka mendaki tiga orang. Dua orang sudah kembali," katanya dihubungi sedang melakukan perjalanan penyisiran dari pos pendakian Guci, Kabupaten Tegal, Jumat malam.

 

Kejadian hilangnya pendaki bermula, ketika ketiganya naik pada Selasa 10 September melalui pos pendakian Bambangan. Satu orang memilih tetap di pos 5 karena fisiknya tak kuat melanjutkan pendakian, sedangkan dua pendaki lain melanjutkan perjalanan ke puncak.

 

Tak lama kemudian, keduanya turun dari puncak. Di tengah perjalanan turun dari puncak, satu sama lain tidak sengaja terpencar. Satu orang pendaki turun menuju pos 5 guna menemui rekannya yang tidak ikut ke puncak. Kemudian kduanya bertemu di pos itu. Mereka pun turun pelan-pelan sembari menunggu rekannya yang belum tampak.

 

Begitu tiba di pos pendakian di Bambangan, mereka tidak mendapati rekannya. Mereka terpaksa bermalam di pos itu untuk menunggu rekannya turun.

 

Pada Kamis 12 September, orang tua rekan yang belum turun lapor ke pos Bambangan bahwa anaknya tersesat. "Orang tuanya memberikan pesan pendek melalui telepon seluler yang dikirim korban. Intinya, korban tidak kuat lagi dan meminta maaf," kata Untung.

 

Sampai saat ini, sejumlah tim Search And Rescue (SAR) Perwira Purbalingga, Gabungan Pecinta Gunung Slamet (Galas) Tegal, Palang Merah Indonesia (PMI) Tegal tengah melakukan penyisiran di Gunung Slamet.

(cns)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini