nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Galang Dukungan, Foke Hadirkan Eks Ketua PPI Jerman

Tegar Arief Fadly, Jurnalis · Rabu 18 September 2013 14:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 09 18 339 867951 b0eY1CYBZm.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Pencalonan Fauzi Bowo menjadi Dubes RI untuk Jerman, mendapat ganjalan dari Persatuan Pelajar Indonesia Jerman. Dia dinilai tidak pantas menjadi duta besar karena pernah melakukan kampanye hitam saat Pilgub DKI 2012 dengan menggunakan isu SARA.

 

Foke, demikian dia akrab disapa, juga dinilai gagal mengemban tugas dan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI periode 2007-2012. Lagi-lagi Foke dianggap gagal memberikan perlindungan serta rasa aman bagi warganya sendiri. Bahkan, program Jakarta-Berlin Sister City yang digagas Fauzi Bowo juga tidak banyak membuahkan hasil.

 

Kala menjalani fit and proper test di Gedung DPR, Foke menegaskan tak mau ambil pusing atas tudingan yang dialamatkan kepada dirinya. Dia bahkan berani menjamin tidak semua anggota PPI menolak dirinya sebagai calon Dubes.

 

"Ada juga kelompok PPI di Jerman yang punya pendapat berbeda. Kebetulan ada perwakilan PPI Jerman di sini," kata Foke di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

 

Lantas Foke memperkenalkan seseorang yang bernama Huda Rahman, yang merupakan mantan Ketua PPI Jerman. Huda menuturkan, PPI tidak menolak Foke. Hanya saja, PPI meminta agar Foke menyepakati beberapa poin yang diajukan. "Kalau menurut saya, siapapun itu yang penting dia bisa menyampaikan aspirasi. Saya mau itu sekarang enggak usah terlalu ribut siapa yang jadi nanti," kata Hadi.

 

Di antaranya, sambung dia, meningkatkan kinerja Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan memperhatikan kesejahteraan mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang ada di Jerman.

 

"Meningkatkan kerjasama Indonesia-Jerman transfer knowledge dari Jerman ke Indonesia, dan perhatikan kesejahteraan mahasiswa. Kalau bisa mahasiswa tidak perlu terlalu ikut campur masalah yang seharusnya tidak mereka perhatikan," papar Hadi.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini