Share

Terancam Dicutikan Gara-Gara Belum Bayar Uang Kuliah

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 18 September 2013 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 18 373 868107 QczPXwSmA8.jpg Ilustrasi. (Foto: okezone)
YOGYAKARTA - Ratusan mahasiswa Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta yang belum membayar uang kuliah terancam tidak bisa mengikuti perkuliahan pada semester gasal tahun akademik 2013.

Dengan alasan untuk ketertiban administrasi, kampus tersebut mengeluarkan kebijakan bila ada mahasiswa sampai batas waktu yang telah ditentukan belum juga membayar uang kuliah, maka dianggap cuti.

Hal ini terungkap setelah puluhan perwakilan mahasiswa UST mengadukan permasalahan itu ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY. ORI pun menindaklanjuti dengan mempertemukan rektor UST Pardimin dan perwakilan mahasiswa UST.

"Kami menerima laporan ini minggu lalu. Sebagai tindaklanjut atas laporan itu, Selasa 17 September, kemarin telah mengundang rektor dan mahasiswa UST ke kantor ORI DIY untuk mencari jalan keluar masalah tersebut," kata Plt Kepala ORI Perwakilan DIY Budhi Matshuri, Rabu (18/9/2013).

Budhi menjelaskan, dari pertemuan tersebut ada opsi untuk penyelesaian persoalan itu. Di antaranya mahasiswa yang terlambat registrasi pembayaran masih bisa mengikuti perkuliahan, namun dengan beberapa persyaratan. Yaitu mahasiswa yang bersangkutan sanggup membayar uang kuliah yang menjadi kewajibannya dan belum pernah menandatangani surat pernyataan soal aturan tersebut yang dibuat pada tahun lalu.

"Meskipun sudah mengerucut pada opsi tersebut, namun itu belum final. Sebab UST  terlebih dahulu akan membahas opsi ini, sebelum memutuskan kebijakan lebih lanjut. Selain itu, juga masih menunggu saran dari ORI," terangnya.

Menurut Budhi, dirinya akan segera menulis surat tertulis kepada rektor UST dan jajarannya, yaitu berupa saran opsi apa yang bisa diambil untuk  menyelesaikan permasalahan tersebut. Saran pun akan diusahakan secepatnya.

"Mudah-mudahan minggu ini sudah dapat kami berikan,"  paparnya.

Pendamping mahasiswa UST Aisyah menjelaskan alasan mahasiswa UST mengadukan permasalahan tersebut ke ORI DIY, karena mereka tidak setuju dengan kebijakan kampus itu. Bila itu diterapkan, tentunya akan ada ratusan mahasiswa UST yang tidak melanjutkan studi pada semester ini. Sebab belum bisa membayar uang kuliah hingga batas waktu yang telah ditentukan.

"Batas akhir pembayaran uang kuliah, awalnya Senin 16 September, namun bagi yang belum membayar diperpanjang lagi hingga satu minggu lagi. Namun ini juga belum pasti. Karena itu mahasiswa yang belum membayar menjadi resah," jelasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini