Anies Baswedan: Melakukan Sesuatu Tak Perlu Tunggu Jadi Pejabat

Margaret Puspitarini, Okezone · Kamis 19 September 2013 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 18 373 868282 avY7pAuYk7.jpg Anies Bawesdan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tidak semua anak di Indonesia dapat merasakan fasilitas pendidikan yang sama. Bahkan, di banyak daerah terpencil, guru menjadi sumber daya langka yang terus berusaha dipenuhi.

Melihat kenyataaan tersebut, baik pemerintah maupun swasta tergerak untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di daerah terpencil baik dari segi finansial maupun sumber daya manusia (SDM), berupa guru. Salah satunya gerakan Indonesia Mengajar yang dipelopori oleh Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan.

Sebagai salah seorang jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Anies pun berbagi pengalaman kepemimpinannya di hadapan para juniornya pada seminar bertajuk 'Menggagas Kepemimpinan Indonesia Masa Depan'. Dia mengungkap, Indonesia Mengajar yang terinspirasi dari program Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM) yang dipelopori oleh Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri di awal 1950-an.

Menurut Anies, program Indonesia Mengajar lebih dititikberatkan pada gerakan bukan pada pengembangan program. "Karena Indonesia ini didirikan dengan spirit movement bukan program," papar Anies, seperti dilansir Okezone, Kamis (19/9/2013).

Ide untuk menggulirkan gerakan Indonesia Mengajar, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh kondisi Indonesia yang masih kekurangan guru sebanyak 66 persen, terutama untuk daerah pelosok terpencil. Kondisi itu diperparah dengan minimnya kaum muda yang tergerak menjadi pahlawan tanpa tanda jasa.

"Jarang sekali anak muda terbaik bangsa yang mau berkiprah menjadi guru. Apalagi menjadi guru SD," ungkapnya.

Meski hanya menjadi pengajar selama satu tahun, kata Anies, anak-anak muda ini diajak untuk memberikan inspirasi dan memotivasi kemajuan bagi orang lain. Sehingga, tambahnya, tidak harus menunggu jadi pejabat untuk bisa melakukan sesuatu bagi orang lain.

"Untuk melakukan sesuatu tidak harus menunggu jadi pemimpin atau jadi pejabat. Anda yang baru lulus pun punya makna, punya bagian mendorong kemajuan bangsa," imbuh Anies.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini