Share

Komunitas ASEAN Bikin Mahasiswa Indonesia Gaul

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Sabtu 21 September 2013 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 20 373 869538 8kOWoxgBF6.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan kesempatan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Kegiatan pemasyarakatan ASEAN di Unsoed tersebut, merupakan bagian dari rangkaian pemasyarakatan Komunitas ASEAN 2015 di Kabupaten Banyumas, yang dilaksanakan pada 12 hingga 14 September lalu. Apa ya yang dimaksud dengan Komunitas ASEAN?

Komunitas ASEAN adalah bentuk integrasi ASEAN yang lebih mendalam dengan cakupan bidang kerjasama yang luas. Diprediksi, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi pemenang dalam Komunitas ASEAN.

"Posisi Indonesia sebagai satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam G-20, merupakan pengakuan potensi dan kekuatan ekonomi Indonesia," ucap Direktur Sesparlu, Pusdiklat Kemlu RI Henk Edward Saroinsong, seperti disitat dari laman Kemlu, Sabtu (21/9/2013).

Dalam kuliah umum, pembahasan yang disampaikan yaitu mengenai sektor ekonomi dan pendidikan. Kedua sektor tersebut menjadi topik utama. Komunitas ASEAN 2015 membuka peningkatan kerjasama pendidikan yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pelajar.

Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Brian Arieska memberikan penjelasan berbagai bentuk kerjasama ASEAN di bidang pendidikan dan beberapa capaiannya.

"Pendidikan merupakan kendaraan utama untuk meningkatkan ASEAN Awareness dan ASEAN Community," ucapnya.

Lebih lanjut, Brian menjelaskan salah satu capaian kerjasama pendidikan ASEAN. "Melalui skema ASEAN University Network (AUN), mahasiswa sekarang bisa kuliah di universitas lain di negara anggota ASEAN," ungkapnya.

Brian menjelaskan, AUN memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pergaulan internasional dan memperluas wawasan mahasiswa.

"Kerjasama pendidikan di ASEAN juga menyoroti upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran ASEAN. Kemudian ada ASEAN Curiculum Sourcebook, menjadi acuan untuk menyusun dan mengembangkan bahan ajar yang mengenalkan ASEAN lebih baik kepada pelajar," tuturnya.

Selain itu, ada sesi diskusi yang membahas beberapa isu. Di antaranya yaitu mengenai kesiapan Indonesia memasuki Komunitas ASEAN, kerjasama pengembangan UKM, dan tindak lanjut sosialisasi Komunitas ASEAN.

Secara menyeluruh, kedua pembicara tersebut menekankan bahwa untuk persiapan menyongsong Komunitas ASEAN, mahasiswa diharapkan harus optimistis, percaya diri, memperkaya diri dengan pengetahuan mengenai ASEAN, dan mengembangkan kapasitas dalam penguasaan bahasa asing untuk memperluas jejaring dan pergaulan internasional.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini