Share

Dam Bengawan Solo Ditutup, Warga Panen Ikan

Widi Nugroho, Sindo TV · Senin 14 Oktober 2013 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 14 513 881204 vQa5TLkKFH.jpg Warga mencari ikan di saluran irigasi Bengawan Solo (Dok: Widi/Sindo TV)

KARANGANYAR - Penutupan aliran air ke saluran irigasi Bengawan Solo dimanfaatkan warga Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, untuk mencari ikan.

Mereka beramai-ramai memanen ikan yang muncul seiring air yang surut. Hal ini sudah menjadi tradisi setiap musim kemarau.

Surutnya air sungai membuat ikan mudah ditangkap. Menggunakan berbagai alat, warga berusaha menangkap ikan sebanyak mungkin. Ada yang menebar jarring dan menggunakan alat setrum sederhana.

Aliran air menyusut seiring ditutupnya pintu air dari dam Colo di Kabupaten Sukoharjo. Selain itu, aliran air juga menyusut seiring musim kemarau.

Cipto Margono, seorang warga Pulosari, Senin (14/10/2013), menyebutkan, ada beberapa jenis ikan yang hidup di sungai tersebut, yakni wader, kutuk, dan mujaer.

Bedanya, kata dia, bila dulu ukuran ikan di saluran irigasi tersebut besar, kini ukurannya hanya sedang.ย โ€œKalau dulu masih ada yang besar, sekarang ini sudah terlalu banyak yang cari. Nanti kalau dapatnya banyak ya dijual, tapi kalau sedikit dimakan sendiri,โ€ ucapnya.

Setiap tahun, Balai Besar Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo selalu menutup pintu untu keperluan perbaikan serta perawatan. Warga pun bak mendapat durian runtuh dengan bertebarannya ikan. Bahkan para pencari belut pun ikut panen. Sarang belut mudah ditemukan di sepanjang saluran irigasi.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini