"Jadi Jurnalis Jangan karena Ingin Terkenal Saja"

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Selasa 22 Oktober 2013 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 22 373 885301 EL2XXytr6Z.jpg Pemimpin Redaksi (Pemred) RCTI Arief Suditomo. (Foto: Runi Sari/Okezone)

JAKARTA - Sebagian orang beranggapan ingin menjadi jurnalis, khususnya jurnalis televisi, karena bisa menjadi terkenal. Hal ini lantaran bisa tampil di layar kaca.

Padahal, menjadi jurnalis televisi tidak semudah membalikkan telapak tangan lho. Menjadi jurnalis televisi membutuhkan proses yang panjang. Jadi, jika kalian hanya berniat untuk menjadi terkenal, sebaiknya jangan coba-coba deh.

Hal tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi (Pemred) RCTI Arief Suditomo. Dia mengatakan, menjadi seorang jurnalis harus mempunyai passion. Bila tidak memiliki passion untuk membawakan sebuah berita, maka akan sulit.

"Kalau ingin jadi jurnalis hanya ingin terkenal saja lebih baik jangan. Harus punya hasrat untuk bisa menjadi jurnalis. Artinya, ada hal-hal yang ingin dia lakukan, misalnya suka menulis, suka mewawancara, suka mengejar narasumber. Dia ingin tahu tentang berbagai macam hal, dan dia ingin memberitakan berita, itu passion," ujarnya, saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Setelah mempunyai hasrat untuk terjun menjadi jurnalis, kalian pun harus mempunyai modal yang kuat. Bukan dalam bentuk materi, namun lebih kepada modal fisik, apakah kuat atau tidak. Kemudian mempunyai keinginan yang besar untuk membaca dan terus belajar.

"Antara passion dengan modal harus klop. Kalau sudah punya passion tapi enggak punya modal, tidak mau kerja keras, tidak mau mencari narasumber, tidak mau belajar, tidak mau membaca, ya susah juga. Jadi harus klop antara passion dengan modalnya," tutupnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini